Timika, Torangbisa.com – Marketing Director PT DAG Water Indonesia, James Woisiri, memperkenalkan alat pompa dan sistem pengolahan air canggih di Kilo 14, samping Brigif 20/IJK, Timika, Sabtu (18/04/2026), yang diklaim mampu mengubah air laut menjadi air siap minum secara langsung.
Dalam penjelasannya, James menegaskan bahwa teknologi Reverse Osmosis (RO) yang selama ini digunakan di Indonesia belum mampu secara langsung mengubah air laut menjadi air siap minum. Namun, sistem milik Dagua disebut telah melampaui kemampuan tersebut.
“RO yang ada di Indonesia belum bisa langsung mengolah air laut menjadi air minum. Teknologi kami sudah bisa melakukan itu,” jelasnya.
Menurut James, mesin yang diperkenalkan merupakan generasi ketiga dengan lisensi dari Kanada yang telah dikembangkan lebih lanjut. Teknologi ini memiliki kapasitas beragam, mulai dari 500 liter per jam untuk skala rumah tangga hingga 5.000 liter per jam untuk kebutuhan besar.
Proses pengolahan dimulai dari pengambilan air menggunakan pompa celup dari sumber dengan kedalaman hampir 100 meter. Air kemudian dialirkan ke bak penampungan sebelum melalui serangkaian proses penyaringan, seperti filter pasir kuarsa dan karbon aktif.
Selanjutnya, air menjalani proses sterilisasi menggunakan kombinasi teknologi ultraviolet dan ozon, serta penyaringan lanjutan menggunakan membran sebelum masuk ke tahap Reverse Osmosis (RO).
Tidak berhenti di situ, air hasil olahan masih melalui tahap sterilisasi akhir untuk memastikan kualitasnya benar-benar aman dikonsumsi.
“Proses ini tidak menggunakan bahan kimia, melainkan desalinasi atau pemisahan kandungan air secara teknologi,” tambahnya.
Salah satu keunggulan utama sistem ini adalah kemampuannya mengolah berbagai sumber air, mulai dari air laut, air tanah, air sungai hingga air danau.
Selain itu, seluruh sistem telah terintegrasi dalam kontainer, sehingga memudahkan instalasi tanpa perlu pembangunan tambahan.
“Cukup siapkan listrik, alat ini sudah bisa langsung beroperasi di lokasi,” ujar James.
Ia juga menyebutkan bahwa sumber air yang digunakan telah melalui uji laboratorium di Lapkesda Provinsi Papua untuk memastikan kualitasnya.
Saat ini, air dari sumber tersebut masih digunakan untuk kebutuhan non-konsumsi, namun setelah melalui proses pengolahan, air dapat langsung diminum.
Kerja sama pemasangan mesin ini sendiri telah dimulai sejak April 2025, sebagai bagian dari pengembangan bisnis penyediaan air bersih di Timika.
Dengan kehadiran teknologi ini, PT DAG Water Indonesia berharap dapat menjadi solusi nyata dalam penyediaan air bersih, khususnya di wilayah pesisir dan daerah yang mengalami keterbatasan akses air layak konsumsi.













