Timika, Torangbisa.com – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan pentingnya sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat guna menghindari kesalahpahaman.
Ia menyebut masih banyak warga yang belum memahami manfaat program tersebut, sehingga muncul penolakan di beberapa tempat.
Ia mengungkapkan bahwa selain fokus pada pelaksanaan, pemerintah daerah juga menyiapkan strategi sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait program MBG.
Menurutnya, minimnya informasi yang diterima masyarakat seringkali menimbulkan persepsi keliru terhadap program tersebut. Banyak warga hanya mendengar informasi sepihak tanpa mengetahui tujuan dan manfaat sebenarnya dari MBG.
“Makanya kita siapkan juga alat sosialisasi untuk masyarakat. Banyak yang belum tahu manfaatnya, hanya dengar dari mana-mana, lalu muncul penolakan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa program MBG memiliki manfaat besar jika dilaksanakan sesuai standar, mulai dari proses pengolahan hingga penyajian makanan yang harus memenuhi kebutuhan gizi.
“Kalau diatur dengan baik, dimasak dan disajikan dengan baik, sesuai standar gizi, manfaatnya sangat besar,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tujuan utama program ini adalah menciptakan generasi yang sehat dan cerdas, sejalan dengan visi pemerintah pusat.
“Tujuannya sederhana, anak-anak Indonesia harus sehat dan pintar. Itu inti dari program ini,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika pun berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat agar memahami pentingnya asupan gizi seimbang, sekaligus memastikan program MBG berjalan optimal dan tepat sasaran.












