Pendidikan

Ujian Berbasis Komputer Mulai Diterapkan, Sekolah Pedalaman Mimika Siap Berbenah

×

Ujian Berbasis Komputer Mulai Diterapkan, Sekolah Pedalaman Mimika Siap Berbenah

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Petrus Cahyono (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Sekolah-sekolah di wilayah pedalaman Kabupaten Mimika mulai menunjukkan kesiapan dalam menghadapi pelaksanaan ujian berbasis komputer.

Meski masih terdapat perbedaan jadwal di sejumlah wilayah pesisir, Dinas Pendidikan memastikan proses ujian tetap berjalan bertahap dan terkoordinasi dengan baik.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Petrus Cahyono, menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pendidikan, khususnya ujian di tingkat SMP dan SMA, saat ini berjalan sesuai mekanisme teknis di masing-masing satuan pendidikan.

Menurut Petrus, untuk tingkat SMA, pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) telah rampung. Sementara itu, di tingkat SMP, pelaksanaan masih berlangsung secara bertahap, terutama di wilayah pesisir yang sebagian baru akan memulai ujian pada 13 April.

“Untuk SMA sudah selesai. SMP masih berjalan, khususnya di wilayah pesisir yang jadwalnya menyusul. Sistem yang digunakan sekarang sudah berbasis komputer,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejumlah sekolah di daerah pedalaman juga telah dipersiapkan dengan fasilitas pendukung, seperti laptop dan jaringan internet, guna menunjang pelaksanaan ujian berbasis digital.

“Perlengkapan seperti laptop dan internet sudah mulai tersedia. Jadi pelaksanaan ujian di pedalaman juga diarahkan menggunakan sistem komputer,” ujarnya.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga memastikan aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di wilayah Kepi Raya segera kembali normal. Pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk memfasilitasi transportasi guru kembali ke lokasi tugas.

Petrus memastikan, secara umum tidak ada kendala berarti yang akan menghambat pelaksanaan ujian, baik di wilayah pedalaman maupun pesisir. Guru dan siswa disebut telah siap mengikuti tahapan ujian sesuai jadwal.

“Kami siapkan perahu untuk mengantar guru-guru kembali ke Kepi Raya. Hari Selasa mereka sudah berangkat, sehingga aktivitas sekolah bisa kembali normal,” katanya.