Timika, Torangbisa.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika menargetkan seluruh paket pekerjaan fisik tahun anggaran 2026 sudah berkontrak pada Agustus mendatang.
Saat ini sejumlah proyek masih berada dalam tahapan evaluasi dan proses lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).
Kepala Dinas PUPR Mimika, Innosensius Yoga Pribadi, mengatakan realisasi kegiatan nonfisik hingga saat ini tetap berjalan sesuai rencana, termasuk berbagai kegiatan pelatihan dan program pendukung lainnya.
Namun untuk pekerjaan fisik, prosesnya masih terkendala penyesuaian administrasi dan tahapan pengadaan.
“Kalau kegiatan nonfisik berjalan terus. Tetapi untuk fisik memang masih berproses karena ada beberapa tahapan yang harus diselesaikan terlebih dahulu,” ujar Yoga saat diwawancarai awak media di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (6/7/2026).
Ia menjelaskan, paket pekerjaan perencanaan dan pengawasan telah selesai dilelang melalui UKPBJ. Selanjutnya, pemerintah akan melanjutkan proses pelelangan untuk pekerjaan fisik setelah seluruh tahapan awal dinyatakan rampung.
Menurut Yoga, Pemerintah Kabupaten Mimika juga telah diminta oleh Bupati Mimika untuk menyampaikan rincian paket-paket pekerjaan fisik yang belum dilimpahkan ke UKPBJ beserta alasan keterlambatannya.
“Tadi Pak Bupati sudah menginstruksikan agar kami memberikan rincian paket-paket yang belum dilimpahkan, termasuk alasan-alasannya. Semua akan kami sampaikan secara terbuka,” katanya.
Terkait capaian realisasi fisik hingga awal Juli 2026, Yoga mengaku belum dapat menyampaikan angka pasti karena masih harus melihat data terbaru dari masing-masing bidang.
“Saya tidak bisa menyampaikan persentasenya hari ini karena harus melihat data terlebih dahulu. Yang jelas setiap kegiatan memiliki target dan jadwal yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Meski demikian, ia optimistis seluruh paket pekerjaan fisik dapat memasuki tahap kontrak pada Agustus 2026 sehingga pelaksanaan di lapangan bisa segera dimulai.
“Kami berharap seluruh paket sudah berkontrak pada Agustus. Target itu sudah kami tetapkan sejak satu hingga dua bulan lalu setelah dilakukan berbagai perhitungan dan evaluasi,” katanya.
Yoga menjelaskan, pekerjaan fisik yang akan dilaksanakan tahun ini mencakup berbagai sektor pembangunan. Bidang Bina Marga akan menangani pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan, sementara Bidang Cipta Karya fokus pada pembangunan gedung dan jalan lingkungan. Adapun Bidang Sumber Daya Air akan mengerjakan normalisasi sungai, pembangunan talud, dan infrastruktur pengendali air lainnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh paket yang telah dilimpahkan ke UKPBJ masih menjalani proses review dan evaluasi sebelum ditetapkan sebagai paket lelang.
“Proses di UKPBJ itu ada tahapan review dan evaluasi yang dilakukan secara berkala. Mungkin masyarakat tidak melihat proses ini karena semuanya berjalan di balik layar, tetapi setiap hari ada pembahasan dan penyempurnaan dokumen,” jelasnya.
Dengan target seluruh kontrak rampung pada Agustus, PUPR Mimika berharap pekerjaan fisik dapat berjalan sesuai jadwal sehingga sebagian besar proyek sudah menunjukkan progres signifikan hingga akhir tahun anggaran 2026.













