Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Bupati Mimika: Pembangunan Bukan Hanya Jalan dan Gedung, ASN Diminta Beri Pemahaman kepada Masyarakat

×

Bupati Mimika: Pembangunan Bukan Hanya Jalan dan Gedung, ASN Diminta Beri Pemahaman kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Mimika, Johannes Rettob berbincang dengan Wakil bupati mimika, Emanuel kemong dan jajaran pejabat daerah usai apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika (Foto: Yani/ Torangbisa.com).

Timika, Torangbisa.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai proses pembangunan daerah yang tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata.

Hal itu disampaikan Johannes Rettob saat memimpin apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (6/7/2026).

Menurut Bupati, masih banyak masyarakat yang menilai keberhasilan pembangunan hanya dari kondisi jalan, bangunan, maupun infrastruktur yang terlihat secara fisik. Padahal, pembangunan daerah mencakup berbagai aspek mendasar yang tidak selalu terlihat secara langsung.

“Sekarang banyak orang berbicara tentang jalan yang rusak, berlubang, dan berbagai persoalan pembangunan fisik lainnya. Itu benar dan kita menyadari kondisi tersebut. Namun, pemerintah tidak tinggal diam dan sedang berupaya menyelesaikannya melalui berbagai tahapan dan proses yang harus dilalui,” ujar Johannes.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara instan karena harus mengikuti mekanisme perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, Johannes meminta ASN turut menjelaskan kepada masyarakat bahwa pemerintah daerah terus bekerja untuk menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan, meskipun hasilnya belum sepenuhnya terlihat.

“Masyarakat sering kali melihat pembangunan hanya dari fisiknya. Padahal pembangunan bukan hanya soal jalan dan gedung. Ada banyak hal mendasar yang harus dibangun terlebih dahulu agar pembangunan bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” katanya.

Menurut Johannes, selama tahun-tahun awal kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, pemerintah daerah lebih fokus membangun fondasi pembangunan melalui pembenahan tata kelola pemerintahan dan birokrasi.

Selain itu, pemerintah juga berupaya menyusun berbagai kebijakan yang bertujuan menurunkan angka kemiskinan, menekan inflasi, mengurangi angka stunting, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Yang kita lakukan adalah membangun dasar-dasar pembangunan. Bagaimana menciptakan birokrasi yang baik, bagaimana menurunkan kemiskinan, menekan inflasi, dan mengatasi stunting. Mungkin masyarakat tidak melihat secara langsung karena ini merupakan proses internal pemerintahan, tetapi fondasi ini sangat penting,” jelasnya.

Bupati optimistis apabila fondasi pembangunan tersebut telah kuat, maka berbagai program pembangunan fisik dapat berjalan lebih efektif pada tahun-tahun berikutnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang sedang dilakukan bukan hanya untuk kepentingan pemerintah saat ini, melainkan menjadi dasar yang akan dilanjutkan oleh pemimpin-pemimpin daerah pada masa mendatang.

“Kalau dasar-dasar ini sudah kuat, siapa pun bupatinya nanti tetap bisa melanjutkan pembangunan dengan baik. Yang terpenting adalah fondasinya sudah dibangun untuk kepentingan masyarakat Mimika,” pungkasnya.

Pemerintahan

Timika, Torangbisa.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan tidak akan mentolerir aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar disiplin, termasuk pegawai yang mabuk saat jam kerja, menyalahgunakan atribut kedinasan, melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga perilaku yang mencoreng nama baik pemerintah daerah.