Timika, Torangbisa.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mimika segera membentuk koordinator KONI tingkat distrik sebagai bagian dari upaya mengembangkan pembinaan olahraga hingga ke kampung-kampung.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat pengurus KONI Kabupaten Mimika bersama para kepala distrik yang berlangsung di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mimika, SP3, Senin (31/8/2026).
Ketua Umum KONI Kabupaten Mimika, Antonius Kemong, mengatakan pembentukan koordinator KONI distrik bukanlah kebijakan baru, melainkan telah memiliki dasar dalam regulasi organisasi.
Menurutnya, selama ini pembinaan olahraga lebih banyak terpusat di tingkat kabupaten. Padahal, regulasi KONI juga mengatur adanya koordinator di tingkat distrik atau kecamatan.
“Ini sebenarnya sudah lama ada. Regulasi untuk pembentukan koordinator tingkat distrik sudah ada. Selama ini umumnya hanya di kabupaten, padahal dalam AD/ART sudah diatur bahwa koordinator tingkat distrik itu harus ada,” ujar Antonius.
Ia menjelaskan, koordinator KONI distrik bersifat ex officio, sehingga jabatan tersebut melekat pada kepala distrik yang sedang menjabat, bukan kepada pribadi tertentu.
“Bukan nama orangnya, tetapi nama jabatannya yang akan dipakai sebagai pimpinan KONI tingkat distrik. Ketika besok kepala distrik pindah atau menjadi kepala dinas, jabatan koordinator itu tetap melekat pada kepala distrik yang baru,” jelasnya.
Antonius menilai pembentukan koordinator KONI distrik penting untuk mendukung visi pembangunan daerah dari kampung ke kota. Menurutnya, pembangunan olahraga juga harus dimulai dari tingkat kampung dan distrik.
“Kalau kita tidak membentuk sekarang, kapan lagi? Pembangunan olahraga juga harus dibangun dari kampung ke kota. Karena itu kami menganggap koordinator tingkat distrik ini perlu segera dibentuk,” katanya.
Ia berharap para kepala distrik nantinya dapat menghidupkan berbagai kegiatan olahraga di wilayah masing-masing, termasuk pertandingan antarkampung maupun kegiatan olahraga dalam rangka momentum tertentu.
Tidak harus menunggu agenda besar, Antonius mendorong distrik dapat membuat kegiatan olahraga sendiri dengan memanfaatkan anggaran pembinaan yang tersedia.
“Tidak harus menunggu 17 Agustus. Kalau ada hari ulang tahun distrik atau momentum lainnya, bisa dibuat kegiatan olahraga. Yang sederhana saja, tetapi bisa membuat olahraga di distrik hidup,” ujarnya.
Menurutnya, aktivitas olahraga di tingkat distrik menjadi bagian penting untuk menjaring bibit atlet potensial sekaligus membangun prestasi olahraga Mimika dari tingkat bawah.
Sementara itu, Antonius menyebut Pemerintah Kabupaten Mimika telah merespons positif rencana pembentukan koordinator KONI distrik. Pelantikan rencananya akan dilakukan oleh Bupati Mimika Johannes Rettob selaku pembina olahraga di Kabupaten Mimika.
“Pak Bupati yang akan melantik. Kami minta beliau sebagai pembina olahraga Kabupaten Mimika untuk melantik para koordinator tingkat distrik,” katanya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai dukungan anggaran. Antonius menyebut anggaran pembinaan olahraga di tingkat distrik diharapkan dapat ditempatkan dalam DPA masing-masing distrik, sehingga dapat digunakan untuk kegiatan olahraga di wilayah tersebut.
“Anggaran koordinator tingkat distrik itu diharapkan masuk dalam DPA distrik. Jadi distrik punya rencana kerja dan anggaran untuk pembinaan olahraga di tingkat distrik,” jelasnya.
Selain pembentukan kepengurusan, rapat juga membahas kebutuhan sarana dan prasarana olahraga. KONI bersama Dispora akan mendorong pembangunan lapangan olahraga di setiap distrik, terutama distrik pesisir dan pegunungan.
Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Mimika, Rocky Patinama, mengatakan pihaknya meminta setiap kepala distrik mulai menyiapkan lokasi yang dapat digunakan untuk pembangunan lapangan olahraga.
“Kami mohon kepada Bapak-Ibu kepala distrik agar lokasi lapangan olahraga di setiap distrik mulai dipersiapkan. Sehingga ketika tim turun melakukan survei, kami sudah bisa melihat lokasi dan menghitung bersama konsultan untuk persiapan tahun depan,” ujar Rocky.
Ia menambahkan, KONI dan Dispora juga tengah menyiapkan pola pembinaan atlet untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab). Salah satu persoalan yang muncul adalah belum semua distrik memiliki atlet yang cukup.
Sebagai langkah awal, atlet-atlet yang selama ini berada di wilayah kota akan didistribusikan ke distrik untuk memperkuat pembinaan dan keikutsertaan dalam event olahraga antardistrik.
“Semua atlet yang ada di kota akan kita distribusikan ke semua distrik sebagai langkah awal pembinaan di tingkat distrik,” kata Rocky.
Menurutnya, mekanisme pembagian atlet nantinya akan dibahas bersama agar berlangsung adil dan tidak terjadi perebutan atlet unggulan oleh distrik tertentu.
“Teknisnya nanti kita bahas bersama. Bisa saja menggunakan sistem undian sehingga pembagiannya adil,” pungkasnya.
















