Timika, Torangbisa.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mimika menggelar pertemuan bahas rencana Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri yang akan berlangsung pada Oktober 2026 di Sulawesi Utara.
Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan pengurus KONI Kabupaten Mimika yang berlangsung di ruang pertemuan KONI Mimika, Rabu (26/8/226) yang dihadiri Kabid Binpres dan anggota, Ketua Bidang Sport Science dan anggota, Ketua Bidang Organisasi dan anggota, Ketua Bidang Program dan anggota, Bidang Media, serta pengurus cabang olahraga (cabor).
Ketua Umum KONI Kabupaten Mimika, Antonius Kemong, didampingi Sekertaris Umum KONI Kabupaten, George Deda dalam memimpin pertemuan tersebut mengatakan persiapan harus dilakukan secara matang, terutama untuk memastikan atlet yang nantinya memperkuat kontingen Papua Tengah merupakan atlet terbaik.
“Yang perlu dipersiapkan saat ini dalam menghadapi PON Beladiri bulan Oktober mendatang di Sulawesi Utara adalah beberapa rencana persiapan yang akan dilakukan oleh KONI Kabupaten Mimika,” ujar Antonius.
Ia mengatakan, KONI Mimika selanjutnya akan melakukan pertemuan bersama pengurus cabor beladiri, yakni Muaythai, Kickboxing dan Tinju, untuk membahas kesiapan atlet sebelum dilakukan proses entry by name dan entry by number oleh KONI Provinsi Papua Tengah.
Menurutnya, salah satu tahapan penting yang harus segera dipersiapkan adalah proses seleksi atlet. KONI akan membahas waktu dan mekanisme seleksi agar atlet yang dipilih benar-benar memiliki kemampuan dan kesiapan untuk tampil pada ajang nasional tersebut.
“Kita akan melakukan pertemuan untuk membahas waktu seleksi atlet, sehingga atlet yang dipersiapkan mengikuti PON Beladiri benar-benar atlet terbaik dari Kabupaten Mimika,” jelasnya.
Selain seleksi, KONI Mimika juga akan berkoordinasi dengan KONI Provinsi Papua Tengah untuk membahas dukungan anggaran yang dibutuhkan dalam proses persiapan hingga keberangkatan atlet ke Sulawesi Utara dan juga yang berkaitan dengan administrasi.
Antonius menegaskan bahwa Kabupaten Mimika memiliki potensi besar untuk menjadi daerah yang mewakili Papua Tengah pada tiga cabang olahraga beladiri tersebut.
Ia menyebutkan, atlet Muaythai asal Mimika sebelumnya telah menunjukkan prestasi dengan meraih medali pada PON. Sementara itu, pembinaan atlet Muaythai di wilayah Papua Tengah dinilai belum berkembang di daerah lain.
Begitu juga dengan cabang olahraga Kickboxing, Kabupaten Mimika memiliki atlet yang dinilai siap untuk dipersiapkan menghadapi PON Beladiri.
“Untuk tiga cabor beladiri ini, kita pastikan Kabupaten Mimika akan mewakili Papua Tengah menuju PON Beladiri di Sulawesi Utara,” tegas Antonius.
Sementara itu dalam proses seleksi nantinya, KONI Mimika tidak hanya melihat rekam prestasi atlet yang sudah pernah berlaga pada event besar, tetapi juga akan melakukan seleksi.
KONI Mimika berharap seluruh tahapan persiapan, mulai dari koordinasi dengan cabor, seleksi atlet, kordinasi dengan Provinsi hingga pemenuhan administrasi entry by name dan entry by number, dapat dilakukan secara terencana.
KONI Kabupaten Mimika Gelar Pertemuan Bahas Rencana Keikutsertaan Dalam PON Beladiri di Sulut
















