Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Perkuat Pembinaan Atlet, PERPANI Mimika Buka Pelatihan Pelatih Tingkat Kabupaten September Mendatang

×

Perkuat Pembinaan Atlet, PERPANI Mimika Buka Pelatihan Pelatih Tingkat Kabupaten September Mendatang

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Umum PERPANI Kabupaten Mimika, Yoslan Mulki (Foto: Riki Lodar/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Pengkab Mimika terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga panahan. Salah satunya melalui Pelatihan Dasar Pelatih Tingkat Kabupaten yang akan digelar pada 21–23 September 2026 di Hotel Horison Ultima Timika.

Wakil Ketua Umum PERPANI Kabupaten Mimika, Yoslan Mulki, mengatakan kegiatan ini merupakan program kerja pengurus untuk mencetak pelatih klub yang memiliki kemampuan dasar teknik dan penyelenggaraan latihan di tingkat distrik dan sekolah.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

“Kami menargetkan 30 peserta, dan membuka kuota hingga 40 orang untuk memberikan ruang bagi guru olahraga, pembina ekstrakurikuler, dan pengurus klub. Saat ini antusiasme cukup tinggi, pendaftaran sudah berjalan,” ujar Pelatih yg Biasa Di Sapa Abang Jo ini.

Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti pelatihan tidak hanya mendapatkan materi teori dan praktik, tetapi juga akan memperoleh sertifikat pelatih serta modul pelatihan yang dapat dibawa pulang dalam bentuk Shoft Copy sebagai bahan mengajar di klub masing-masing.

Yoslan yang juga merupakan Pelatih Level Utama Nasional menyebutkan, terdapat sembilan poin materi dasar teknik panahan yang akan diberikan kepada peserta, baik dalam bentuk teori maupun praktik.

Penguasaan materi dasar tersebut dinilai penting agar para calon pelatih memiliki fondasi yang kuat sebelum mengajarkan teknik lanjutan kepada atlet.

“Materi yang paling penting adalah teknik dasar memanah dan pengetahuan mengenai penyelenggaraan kejuaraan di tingkat klub. Pelatih harus menguasai materi dasar yang sifatnya standar terlebih dahulu,” jelasnya.

Setelah menguasai teknik dasar, peserta juga akan mendapatkan pemahaman mengenai penerapan teknik di lapangan, termasuk manajemen klub dan pembinaan prestasi menuju kejuaraan kabupaten.

Ia berharap setelah mengikuti pelatihan, para peserta tidak berhenti pada perolehan sertifikat, tetapi langsung menerapkan ilmu dengan membina atlet atau murid di sekolah dan distrik masing-masing.

“Setelah selesai mengikuti pelatihan ini, setidaknya mereka sudah memiliki murid. Berkembangnya olahraga panahan di Mimika sangat tergantung dari 30 pelatih yang nantinya kita latih,” katanya.

“Harapannya mereka bisa menjadi motor penggerak klub-klub baru, sehingga pembinaan olahraga panahan di Mimika semakin berkembang dan berkelanjutan,” pungkasnya.