Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Menuju KLB PSSI Papua Tengah 6 November, Komite Pemilihan dan Banding Resmi Ditetapkan

×

Menuju KLB PSSI Papua Tengah 6 November, Komite Pemilihan dan Banding Resmi Ditetapkan

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Papua Tengah sekaligus Plt Ketua Harian Asprov PSSI Papua Tengah, Deinas Geley, Plt Sekretaris PSSI Papua Tengah Haikal Mikhail, Sekretaris KONI Papua Tengah Yeki Tobay saat foto bersama (Foto: Istimewa)

Nabire, Torangbisa.com – Jalan menuju terbentuknya kepengurusan definitif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Papua Tengah mulai terbuka lebar.

Kongres Biasa PSSI Papua Tengah yang digelar di Aula Hotel Yahor, Jalan Mandala, Kelurahan Kalibobo, Distrik Nabire, Jumat (11/9/2026), secara resmi menetapkan 6 November 2026 sebagai tanggal pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

KLB tersebut menjadi momentum penting untuk memilih dan membentuk kepengurusan PSSI Papua Tengah yang definitif sekaligus menentukan arah baru pembinaan sepak bola di provinsi tersebut.

Kongres Biasa dibuka oleh Wakil Gubernur Papua Tengah sekaligus Plt Ketua Harian Asprov PSSI Papua Tengah, Deinas Geley dalam sambutannya mengatakan, proses pembentukan kepengurusan definitif harus menjadi kesempatan untuk membangun organisasi sepak bola yang kuat, transparan dan profesional.

Menurut Deinas, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendorong kemajuan sepak bola Papua Tengah.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan sepak bola di Papua Tengah dapat menyatukan langkah sehingga pembinaan atlet dan kompetisi di daerah dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Jangan menilai dari sisi yang lain, tetapi mari kita menjadi satu untuk memperhatikan perjalanan sepak bola,” tegas Deinas.

Sementara itu, Plt Sekretaris PSSI Papua Tengah Haikal Mikhail menyebut Kongres Biasa kali ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi titik penting untuk menentukan masa depan sepak bola Papua Tengah.

“Kongres Biasa ini merupakan tahapan awal dari pembentukan pengurus definitif PSSI Papua Tengah. Melalui kongres ini, kita menyatukan komitmen untuk membangun prestasi sepak bola Papua Tengah hingga mampu bersaing di level Liga 1,” ujar Haikal.

Ia berharap kepengurusan definitif yang nantinya terbentuk dapat membawa perubahan dalam tata kelola organisasi, dengan mengedepankan prinsip fair play, transparansi dan akuntabilitas untuk melahirkan pesepak bola berprestasi.

“Papua Tengah dikenal bukan hanya karena potensi sepak bolanya, tetapi kita ingin potensi tersebut benar-benar melahirkan prestasi dan membawa nama Papua Tengah ke tingkat nasional,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris KONI Papua Tengah, Yeki Tobay mengapresiasi pelaksanaan Kongres Biasa dan menilai tahapan tersebut penting untuk memastikan PSSI Papua Tengah segera memiliki kepengurusan definitif yang memiliki legitimasi organisasi.

“Melalui Kongres Biasa hingga Kongres Luar Biasa, urgensinya adalah pembentukan kepengurusan definitif agar setiap program kerja dapat dijalankan dengan jelas oleh pengurus PSSI Papua Tengah yang sah,” jelas Yeki.