Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Saleh Alhamid Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Mimika Periode 2026-2030

×

Saleh Alhamid Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Mimika Periode 2026-2030

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Sekertaris Umum KONI Kabupaten Mimika, George Deda bersama Plt Ketua POBSI, Agus Krey, dan Ketua POBSI Kabupaten Mimika Terpilih, Saleh Alhamid bersama perwakilan pengurus klub-klub biliar di Kabupaten Mimika usai Musyawarah Kabupaten (Foto: Riki Lodar/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com — Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Mimika resmi memiliki ketua baru melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang dilaksanakan di Kantor KONI Kabupaten Mimika, Jumat (28/8/2026).

Saleh Alhamid terpilih secara aklamasi sebagai Ketua POBSI Kabupaten Mimika periode 2026-2030 dalam Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) yang diikuti enam dari delapan klub biliar yang ada di Kabupaten Mimika yang juga dihadiri oleh Sekretaris Umum KONI Kabupaten Mimika, George Deda, Plt. Ketua POBSI Kabupaten Mimika Agus Krey, Ketua POBSI terpilih Saleh Alhamid,

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Penetapan Saleh Alhamid sebagai Ketua Umum POBSI Kabupaten Mimika dituangkan dalam SK Nomor 04/MUSKAB-POBSI MIMIKA/VIII/2026 tentang Penetapan Ketua Umum POBSI Kabupaten Mimika melalui Sidang Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) POBSI Kabupaten Mimika Tahun 2026.

Plt. Ketua POBSI Kabupaten Mimika, Agus Krey, menjelaskan MUSKAB dilaksanakan karena masa kepengurusan sebelumnya telah berakhir. Musyawarah tersebut sekaligus menjadi momen untuk membentuk kepengurusan baru dengan masa jabatan empat tahun.

“Karena masa kepengurusan POBSI yang lama sudah berakhir, maka diperbarui dengan pemilihan ketua POBSI. Musyawarah ini untuk memilih Ketua Umum untuk masa jabatan empat tahun, dari 2026 sampai 2030,” ujar Agus.

Setelah terpilih, Saleh Alhamid juga telah memilih tim formatur. Tim tersebut nantinya bertugas menyusun dan melengkapi struktur serta komposisi kepengurusan POBSI Kabupaten Mimika periode 2026-2030.

Agus menambahkan, proses pemilihan berjalan lancar karena hanya terdapat satu calon ketua yang diusulkan oleh enam klub peserta MUSKAB.

“Untuk pemilihan tadi hanya ada satu calon ketua, jadi dipilih secara aklamasi dari enam klub,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua POBSI Kabupaten Mimika terpilih, Saleh Alhamid, mengaku tidak menyangka mendapatkan kepercayaan dari klub-klub biliar untuk memimpin organisasi tersebut hingga 2030.

“Saya tidak menduga sama sekali kalau teman-teman mempercayakan saya untuk memimpin mereka di POBSI,” kata Saleh.

Ia menyadari tantangan pembinaan olahraga di Mimika cukup besar. Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir sejumlah cabang olahraga mengalami perlambatan aktivitas organisasi sebagai dampak dari proses perubahan dan penyesuaian dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah otonomi baru.

Karena itu, Saleh menilai sinergi antara POBSI, KONI dan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menjadi hal penting untuk kembali menggerakkan pembinaan olahraga.

“Kita tahu persis bahwa hampir seluruh cabor di Timika, tidak saja POBSI tetapi yang lain juga, beberapa waktu ini berjalan di tempat karena perubahan daerah otonomi baru,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan baru POBSI dapat menjadi wadah bagi generasi muda Mimika untuk menyalurkan minat dan bakatnya di bidang olahraga biliar.

“Dengan kepercayaan yang diberikan, tentunya kita harus sama-sama saling mendukung antara KONI dengan semua cabor dan Pemda, dalam hal ini Dispora,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Mimika, George Deda, menyambut baik pelaksanaan MUSKAB dan terpilihnya ketua baru POBSI Mimika.

George menilai biliar merupakan salah satu cabang olahraga unggulan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Mimika. Bahkan, olahraga tersebut memiliki peminat yang cukup luas, tidak hanya di wilayah perkotaan.

“Cabor biliar merupakan cabor unggulan. Yang terutama, biliar ini olahraga yang diminati oleh banyak masyarakat, baik di kota, pesisir maupun gunung,” ungkap George.

Menurutnya, terbentuknya kepengurusan baru diharapkan mampu menghidupkan kembali roda organisasi sekaligus memperkuat koordinasi antar-klub dan pembinaan atlet.

“Kami berharap dengan terbentuknya kepengurusan yang baru ini supaya roda organisasi bisa berjalan dengan baik, supaya bisa mengkoordinir ini semua,” ujarnya.

KONI Mimika, kata George, juga akan mendukung proses administrasi agar kepengurusan baru POBSI dapat segera definitif.

“Dengan dilaksanakannya musyawarah ini, kami KONI ikut mendukung bagaimana supaya SK daripada kepengurusan yang baru ini bisa secepatnya definitif,” jelasnya.

Percepatan tersebut dinilai penting karena KONI Mimika tengah menghadapi sejumlah agenda besar olahraga. Selain persiapan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Mimika, KONI juga mulai mempersiapkan agenda Pra-PON yang akan memasuki tahapan pada akhir tahun.

“Karena kita punya agenda-agenda besar, PORKAB, dan akhir tahun ini kita sudah masuk di Pra-PON. Jadi kepengurusan semua harus terbentuk supaya semua bisa berjalan,” tegas George.

Olahraga

Timika, Torangbisa.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mimika segera membentuk dan melantik Koordinator KONI tingkat distrik sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga hingga ke tingkat kampung.