Scroll untuk baca artikel
Mimika

HUT Emas Mapurujaya ke-50, Rampeani Ajak Masyarakat Ramaikan Pesta Rakyat di Pomako

×

HUT Emas Mapurujaya ke-50, Rampeani Ajak Masyarakat Ramaikan Pesta Rakyat di Pomako

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRK Mimika, Hj. Rampeani Rachman, Saat diwawancarai awak media di kantor DPRK Mimika (Foto: Yani/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com – Anggota DPRK Mimika, Hj. Rampeani Rachman, mengajak seluruh masyarakat di wilayah Distrik Mimika Timur untuk bersama-sama memeriahkan pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Mapurujaya yang akan digelar di Pelabuhan Perikanan Pomako, Sabtu (22/8/2026).

Rampeani mengatakan, peringatan HUT Mapurujaya tahun ini menjadi momentum istimewa karena memasuki usia emas atau 50 tahun. Kegiatan tersebut akan dikemas dalam bentuk pesta rakyat bersama anak-anak Labema yang lahir dan besar di Mapurujaya.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

“Setiap tahunnya bertepatan dengan hari ulang tahun Mapurujaya di tanggal 19 Agustus. Hari ulang tahun Mapurujaya tahun ini bertepatan dengan tahun emas 50 tahun,” kata Rampeani saat diwawancarai awak media di Kantor DPRK Mimika, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, Mapurujaya memiliki sejarah penting bagi Kabupaten Mimika. Wilayah tersebut dinilai sebagai salah satu daerah tertua yang memiliki kaitan erat dengan cikal bakal pemerintahan Kabupaten Mimika.

“Kita akan bikin pesta rakyat di Pelabuhan Perikanan yang bertema pesta rakyat bersama anak-anak Labema. Anak-anak Labema ini lahir besar di Mapurujaya,” ujarnya.

Rampeani berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk mempertemukan anak-anak Mapurujaya yang saat ini telah menjadi pejabat maupun memiliki posisi penting di berbagai bidang.

“Kita lihat yang sudah jadi pejabat dan segala macam punya kewajiban untuk melihat Mapurujaya itu seperti apa. Mapurujaya ini kota tertua di Kabupaten Mimika, penuh sejarah, yang cikal bakal pemerintah Kabupaten Mimika itu berawal dari sana,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kondisi Pelabuhan Pomako yang menurutnya masih membutuhkan perhatian pemerintah. Pelabuhan tersebut, kata dia, berada dalam pengelolaan pemerintah provinsi dan daerah sehingga diperlukan kolaborasi untuk mendorong pembenahan kawasan.

“Kita tahu di Pelabuhan Pomako itu seperti apa, masih wilayah kumuh, masih membutuhkan perhatian pemerintah. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini mereka bisa melihat langsung tentang pelabuhan itu seperti apa,” katanya.

Rampeani berharap anak-anak yang lahir dan besar di Mapurujaya dan kini telah menduduki jabatan penting dapat ikut berkontribusi membangun daerah tersebut.

“Anak-anak lahir besar Mapurujaya yang juga sudah punya jabatan-jabatan penting mungkin bisa peduli. Kita bisa bekerja sama dan berkolaborasi untuk Mapurujaya ke depan lebih baik,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat dari berbagai kampung di wilayah Mimika Timur untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut.

“Saya mengajak seluruh masyarakat yang ada di Distrik Mimika Timur, dari Mware, Tipuka, Ayuka, Mapurujaya, Hiripau, Cenderawasih sampai dengan Pomako. Ayo kita datang ramai-ramai di Pelabuhan Pomako, Pelabuhan Perikanan tanggal 22 Agustus,” ajaknya.

Dalam pesta rakyat tersebut, panitia juga menyiapkan berbagai perlombaan yang dapat diikuti masyarakat. Salah satunya lomba ikat karaka dengan kategori peserta yang mampu menyelesaikan perlombaan dalam waktu tercepat.

“Di sana ada berbagai macam lomba, salah satu di antaranya adalah lomba ikat karaka. Lomba ikat karaka yang tercepat,” ungkapnya.

Rampeani menambahkan, karena peringatan tahun ini merupakan HUT emas ke-50 Mapurujaya, hadiah utama dalam kegiatan tersebut juga akan diberikan dalam bentuk emas.

“Karena judulnya hari ulang tahun emas, maka hadiah utama berupa emas,” pungkasnya.

Ia berharap masyarakat dapat ikut mengambil bagian dalam perayaan tersebut sehingga HUT ke-50 Mapurujaya tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan mendorong perhatian terhadap pembangunan Mapurujaya dan kawasan Pomako.