Jakarta, Torangbisa.com — Pemerintah Kabupaten Mimika kembali menorehkan prestasi di tingkat Papua. Kabupaten Mimika meraih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 sebagai Terbaik I Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah Tingkat Kabupaten se-Papua.
Penghargaan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta, Senin (28/9/2026) malam.
Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB tersebut, Kabupaten Mimika diwakili Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Dr. Abraham Kateyau, SE., MH, yang hadir mewakili Bupati Mimika.
Prestasi tersebut tidak hanya berupa penghargaan. Kabupaten Mimika juga mendapatkan hadiah berupa program bedah rumah sebanyak 300 unit yang diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Mimika.
Penghargaan ini diberikan dalam rangka memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan komitmen dan kinerja dalam mendukung implementasi Program 3 Juta Rumah, khususnya dalam penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.
Penilaian mencakup sejumlah aspek, antara lain dukungan kebijakan pemerintah daerah, percepatan penyediaan perumahan, serta tata kelola pembangunan permukiman yang berkelanjutan.
Capaian Kabupaten Mimika tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kebutuhan terhadap rumah yang layak dan lingkungan permukiman yang memadai.
Program bedah rumah sebanyak 300 unit diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas hunian di Kabupaten Mimika.
Selain kategori implementasi Program 3 Juta Rumah, agenda Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 juga mencakup sejumlah kategori lainnya, di antaranya pengelolaan sampah dan lingkungan, layanan pendidikan, serta kualitas layanan kesehatan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Mimika, penghargaan tersebut menjadi tambahan motivasi untuk terus memperkuat kebijakan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Mimika bukan hanya menerima penghargaan, tetapi juga membawa pulang manfaat konkret berupa 300 unit program bedah rumah bagi masyarakat.















