Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah dan menyebabkan kualitas udara memburuk.
Bupati Mimika Johannes Rettob meminta warga menggunakan masker, terutama saat melakukan aktivitas di luar rumah.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
“Kondisi kabut yang terjadi berpotensi menimbulkan gejala-gejala penyakit. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk rutin menggunakan masker setiap hari ketika beraktivitas di luar rumah demi menjaga kesehatan,” kata Johannes Rettob, Senin (28/9/2026).
Selain menggunakan masker, Johannes meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memperburuk kondisi udara, terutama membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar.
Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan bersama-sama agar kabut asap yang terjadi tidak semakin parah dan berdampak lebih luas terhadap kesehatan masyarakat.
Pemkab Mimika juga telah menginstruksikan seluruh kepala distrik untuk mengingatkan masyarakat di wilayah masing-masing agar mematuhi imbauan tersebut.
“Seluruh kepala distrik telah saya instruksikan untuk memastikan warga di wilayah masing-masing mematuhi imbauan tersebut demi keselamatan bersama,” tegas Johannes.
Kabut asap yang menyelimuti Mimika bukan hanya berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menjadi perhatian pemerintah karena paparan asap dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
Karena itu, masyarakat diminta menjaga kondisi tubuh dan mengurangi paparan udara luar apabila kabut asap masih berlangsung.















