Mimika

DP3AP2KB Mimika Ingatkan Orang Tua Pahami Tanggung Jawab, Cegah Kekerasan terhadap Anak

×

DP3AP2KB Mimika Ingatkan Orang Tua Pahami Tanggung Jawab, Cegah Kekerasan terhadap Anak

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, Johana Arwam Saat dijumpai awak media (Foto: Yani/ Torangbisa.com).

Timika, Torangbisa.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, Johana Arwam, mengingatkan seluruh orang tua agar benar-benar menyadari tugas dan tanggung jawabnya dalam mendidik serta membesarkan anak.

Menurut Johana, menjadi orang tua bukan hanya soal memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga memastikan anak mendapatkan kasih sayang dan pola asuh yang baik.

“Tugas kita bekerja untuk menghidupi keluarga, itu benar. Tetapi jangan sampai alasan capek bekerja lalu ketika pulang anak berbuat salah langsung dihajar. Atau ketika guru melaporkan anak tidak membuat PR, pulang langsung dipukul. Hal-hal seperti ini tidak boleh kita lakukan,” tegasnya.

Ia mengungkapkan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan, baik dengan alasan mendisiplinkan anak maupun karena tekanan ekonomi dan kelelahan.

“Sekali lagi harapan kami, setiap orang tua benar-benar menyadari tugas dan tanggung jawabnya, baik sebagai ibu maupun sebagai bapak,” ujarnya.

Selain peran keluarga, Johana juga menyampaikan bahwa keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam membantu memberikan edukasi dan pengawasan di lingkungan masing-masing.

“Peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan semua organisasi sangat penting untuk bersama-sama melakukan pencegahan. Harapan kami ke depan, kasus-kasus bisa dideteksi lebih awal sehingga jangan sampai terjadi kekerasan yang berujung pada kematian,” katanya.

Terkait kasus yang sedang terjadi, Johana menyebut pihaknya masih menunggu informasi resmi dari aparat penegak hukum.

DP3AP2KB Kabupaten Mimika berharap adanya kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak, demi mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang.

“Untuk kasus yang terjadi ini, kami belum mengetahui secara pasti apakah ini terkait kekerasan atau tidak, karena belum ada informasi resmi. Jadi kita semua perlu bersabar dan menunggu hasil dari pihak berwenang,” jelasnya.

Mimika

Timika, Torangbisa.com – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Mimika didesak untuk konsisten menjalankan regulasi terkait pemberdayaan kontraktor Orang Asli Papua (OAP), dengan memberi perhatian serius kepada kontraktor lokal dalam pelaksanaan berbagai proyek pembangunan.

Mimika

Jakarta, (Torangbisa.com) — Bupati Mimika, Johannes Rettob, menghadiri Rapat Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia ke-II Tahun 2026 yang mengangkat isu krisis pengelolaan keuangan daerah akibat ketidakseimbangan hubungan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah.