Scroll untuk baca artikel
Berita LokalInfo TerbaruMimika

Kepala Distrik Mimika Baru Turun Langsung Tertibkan TPS Liar, Libatkan Warga Cari Solusi Sampah dan Banjir

×

Kepala Distrik Mimika Baru Turun Langsung Tertibkan TPS Liar, Libatkan Warga Cari Solusi Sampah dan Banjir

Sebarkan artikel ini
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, bersama lintas instansi turun langsung meninjau sejumlah TPS liar dan berdialog dengan warga, (Foto: Nando/ Torangbisa).

Timika, Torangbisa.com – Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, S.STP, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak akan pernah selesai jika hanya dibahas di ruang rapat. Karena itu, Pemerintah Distrik Mimika Baru bersama sejumlah instansi terkait turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.

Kegiatan tersebut melibatkan Bagian Tata Pemerintahan Setda Mimika, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, serta Pasukan Hijau MIRU dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat koordinasi pengendalian Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar dan mitigasi banjir di wilayah Distrik Mimika Baru, Senin (1/6/2026).

Dipimpin langsung oleh Kepala Distrik Mimika Baru, tim melakukan peninjauan ke sejumlah titik TPS liar yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Selain memantau kondisi lapangan, rombongan juga berdialog dengan warga untuk mendengar secara langsung berbagai keluhan, masukan, dan harapan terkait penanganan sampah serta dampaknya terhadap lingkungan.

Merlyn Temorubun menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih mengedepankan pendekatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Namun demikian, pemerintah juga menegaskan bahwa setelah regulasi teknis terkait pengelolaan sampah dan pengendalian TPS liar ditetapkan, langkah penanganan akan ditingkatkan melalui penegakan aturan serta pemberian sanksi kepada pihak-pihak yang melanggar.

“Pemerintah hadir bukan hanya untuk menerima laporan, tetapi juga untuk mendengar, melihat langsung kondisi di lapangan, dan menyelesaikan persoalan bersama masyarakat,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan menjadi awal dari upaya penataan lingkungan yang lebih baik, sekaligus mengurangi risiko banjir akibat tumpukan sampah yang menyumbat saluran air di kawasan Mimika Baru.