Scroll untuk baca artikel
Mimika

Pagar Beton Dirusak, Keuskupan Timika Tempuh Jalur Hukum Dan Meminta Umat Tetap Tenang

×

Pagar Beton Dirusak, Keuskupan Timika Tempuh Jalur Hukum Dan Meminta Umat Tetap Tenang

Sebarkan artikel ini
Pihak Keuskupan Timika saat menunjukkan surat kepemilikan tanah (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Pihak Keuskupan Timika dikagetkan dengan dugaan pengrusakan pagar dan upaya penyerobotan paksa lahan milik Gereja Katolik yang berada di Jalan Hasanudin tembus Jalan Jembatan Waker SP2-SP5, Jumat (22/5/2026).

Menindaklanjuti informasi tersebut, Komisi Aset Bidang Tanah Keuskupan Timika langsung turun melakukan pengecekan di lokasi dan menemukan pagar beton pada area lahan tersebut telah dirusak.

Berdasarkan keterangan warga setempat, aksi pembongkaran dilakukan oleh sekelompok orang menggunakan peralatan manual untuk menghancurkan pagar tembok yang mengelilingi lahan itu.

Peristiwa tersebut memicu reaksi dan kemarahan sejumlah umat Katolik Keuskupan Timika yang melintas di lokasi.

Beberapa di antaranya sempat menghentikan aksi pembongkaran setelah mengetahui bahwa lahan tersebut merupakan aset milik Gereja Katolik Keuskupan Timika.

Vikaris Jenderal Keuskupan Timika, Pastor Marthen Kuayo bersama Ketua Komisi Aset, Pastor Silvester Boby mengimbau seluruh umat Katolik agar tetap menahan diri dan tidak terpancing oleh tindakan oknum-oknum yang dinilai tidak bertanggung jawab.

“Kami berharap seluruh umat tetap tenang dan menyerahkan persoalan ini kepada pihak yang berwajib untuk diproses sesuai hukum yang berlaku di negara ini,” ujar pihak Keuskupan.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Timika saat ini tidak berada di Timika karena tengah memimpin Perayaan Misa Syukur 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua yang berlangsung di Pulau Bonyom, Kabupaten Fakfak.

Mimika

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar kegiatan Sosialisasi Bisnis dan Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun 2026 di Kabupaten Mimika dengan mengusung tema “Peningkatan Kesadaran dan Pemahaman dalam Bisnis (Dunia Usaha) yang Bertanggung Jawab dan Menghormati HAM bagi Pekerja dan Masyarakat”, yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Timika, Jumat (22/05/2026).