Mimika

Diskominfo Mimika Fokus Tangani Hoaks dan Perkuat Ekosistem Digital untuk Smart City

×

Diskominfo Mimika Fokus Tangani Hoaks dan Perkuat Ekosistem Digital untuk Smart City

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mimika, Yan Selamat Purba (foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mimika tengah fokus pada penanganan isu hoaks menjadi salah satu perhatian dalam mendukung pembangunan ekosistem digital yang sehat dan aman di daerah.

Demikia disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mimika, Yan Selamat Purba, Senin (23/2/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Yan mengakui bahwa penyebaran hoaks merupakan persoalan nasional yang tidak hanya terjadi di Mimika, tetapi hampir di seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, diperlukan pendekatan yang tepat dan kolaboratif untuk mengatasinya.

“Hoaks ini masalah nasional. Kami di Kominfo terus mencari cara dan pihak yang tepat untuk bersama-sama menangani penyebaran hoaks, sekaligus meningkatkan etika berkomunikasi digital di masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penanganan hoaks tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis keamanan siber, tetapi juga menyangkut literasi digital dan kesadaran masyarakat dalam menggunakan media sosial secara bijak.

Yan juga menambahkan bahwa lembaga seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memiliki fokus pada keamanan siber, namun tidak secara langsung menangani aspek etika komunikasi digital dan edukasi publik.

Menurutnya, Diskominfo Mimika akan mendorong penguatan literasi digital melalui edukasi, sosialisasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar masyarakat lebih cerdas dalam memilah dan memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

Secara keseluruhan, Yan menegaskan bahwa Diskominfo Mimika tengah berupaya membangun ekosistem digital yang terintegrasi dan aman sebagai fondasi program Smart City.

Ekosistem ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat keamanan informasi, serta menciptakan iklim investasi yang lebih baik di Kabupaten Mimika.

“Smart City bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal kesiapan masyarakat dan keamanan informasi. Kalau ekosistem digitalnya sehat, pelayanan meningkat dan kepercayaan investor juga akan tumbuh,” tutupnya.