Timika, Torangbisa.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika akan lebih intensif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan disiplin dan kinerja aparatur sipil negara (ASN) berjalan dengan baik.
Hal tersebut disampaikan saat diwawancarai awak media di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Selasa (09/06/2026).
Menurut Johannes, kegiatan sidak akan dilakukan lebih sering dalam beberapa minggu ke depan dan tidak selalu diawali dengan pemberitahuan kepada instansi yang akan diperiksa.
Ia menjelaskan bahwa sidak bertujuan untuk melihat kondisi yang sebenarnya di lingkungan kerja, termasuk tingkat kehadiran pegawai, kedisiplinan, serta pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap dalam beberapa minggu ke depan kita akan lebih sering melakukan sidak. Tidak perlu dilaporkan terlebih dahulu. Kita datang langsung untuk melihat kondisi yang sebenarnya di lapangan,” ujarnya.
Johannes mengatakan sidak diperlukan untuk memastikan seluruh ASN menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik sesuai aturan yang berlaku.
Selain memantau kehadiran pegawai, pemerintah daerah juga akan melihat langsung berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian, termasuk perilaku aparatur yang tidak disiplin saat jam kerja.
“Kita ingin memastikan tidak ada pegawai yang meninggalkan tugas tanpa alasan yang jelas, berkeliaran pada jam kerja, atau melakukan hal-hal yang bertentangan dengan aturan sebagai ASN,” tegasnya.
Bupati menilai pengawasan yang konsisten merupakan bagian penting dari upaya membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan bertanggung jawab di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.
Ia berharap seluruh ASN menjadikan sidak sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar karena adanya pengawasan dari pimpinan daerah.
“Yang paling penting adalah kesadaran setiap ASN untuk bekerja dengan baik, menjaga disiplin, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.




















