Mimika

Peresmian PT DAG Water Indonesia Ditunda, Tunggu Hasil Uji Balai POM Demi Legalitas

×

Peresmian PT DAG Water Indonesia Ditunda, Tunggu Hasil Uji Balai POM Demi Legalitas

Sebarkan artikel ini
Direktur Pemasaran PT DAG Water Indonesia, James Woisiri bersama direktur PT dag water Indonesia, Wang jianjung dan teknisi Tuan Wang sesi foto bersama (foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Rencana peresmian PT DAG Water Indonesia yang dijadwalkan berlangsung hari ini pukul 10.00 WIT terpaksa ditunda. Keputusan ini diambil manajemen setelah memilih menunggu hasil uji resmi dari Balai POM guna memastikan keamanan dan legalitas produk air yang akan dipasarkan.

Direktur Pemasaran PT DAG Water Indonesia, James Woisiri, saat diwawancarai awak media di lokasi perusahaan di Kilometer 14, samping Brigif 20/IJK, menyampaikan bahwa seluruh persiapan peresmian sebenarnya telah rampung, termasuk penyebaran undangan hingga ke Jayapura serta rencana presentasi di Hotel Horizon.

Namun, pihaknya memilih untuk tidak gegabah dalam melangkah. “Kami sudah siap luncurkan hari ini, undangan juga sudah tersebar. Tapi kami tidak mau ambil risiko sebelum hasil uji dari Balai POM keluar,” ujar James.

Ia menjelaskan bahwa secara langsung atau real time, air hasil produksi perusahaan bahkan telah dikonsumsi internal dan dinyatakan layak. Meski demikian, secara legal formal, hasil pengujian dari Balai POM masih dalam proses.

“Secara real time kami sudah minum airnya, tapi secara legal Balai POM belum keluarkan hasil. Semua sampel sudah kami serahkan, dan kami diinformasikan hasilnya akan keluar sekitar 14 hari sejak hari Rabu kemarin,” jelasnya.

Lebih lanjut, James menambahkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan hasil uji melalui sistem yang telah didaftarkan di Balai POM Jayapura. Ia menegaskan, peresmian tidak akan dilakukan sebelum seluruh aspek legalitas terpenuhi.

“Ini yang jadi alasan penundaan hari ini. Kami pastikan tidak ada peresmian sebelum hasil uji keluar, karena legalitas itu penting dan harus kami pegang,” tegasnya.

Langkah ini, menurutnya, merupakan komitmen perusahaan dalam menjamin kualitas dan keamanan produk sebelum diperkenalkan secara luas kepada masyarakat.