Scroll untuk baca artikel
Ads
Politik

KPU Jayapura gelar sosialisasi pemilu di sejumlah sekolah

×

KPU Jayapura gelar sosialisasi pemilu di sejumlah sekolah

Sebarkan artikel ini

[ad_1]

Sentani (TORANGBISA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura, Papua terus melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman tentang Pemilu dan Pilkada 2024 kepada pemilih pemula.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Parmas, Lodik Y Mayfrendi Ap di Sentani, Jumat mengatakan  pihaknya memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada siswa-siswi pada 14 Februari 2024 berumur 17 tahun agar dapat menyalurkan hak politiknya.

Ads

Menurut Lodik, sosialisasi ke sekolah-sekolah, kampus di Jayapura sasarannya untuk pemilih pemula agar tidak terpengaruh terhadap politik uang dan  politik identitas.

“Kami memberikan pendidikan politik singkat, bagaimana mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik dengan menyalurkan hak politiknya berdasarkan hati nurani dan kualitas dan calon yang akan dipilih,” ujarnya.

Dia menjelaskan pendidikan politik yang baik sudah seharusnya diberikan sejak dini kepada pemilih pemula.

“Tentu kami berharap dengan sosialisasi yang telah kami berikan, pemilih pemula di Kabupaten Jayapura bisa memberikan hak politiknya dengan baik dan intinya mereka tidak golput,” katanya.

Dia menambahkan ada juga pemilih pemula yang belum memiliki KTP yang sebenarnya telah terdaftar sebagai pemilih sesuai dengan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri, dan sebagai rujukannya adalah NIK yang tertera pada kartu keluarga.

“Jika ada yang belum terdaftar bisa datang ke KPU dengan membawa data. Padahal sebelumnya KPU telah membuka ruang seluas-luasnya terkait proses bagi yang belum terdata dan terdaftar untuk melaporkan karena batas akhir pada 15 Januari 2024,” ujarnya.

Sebelumnya, ada pihaknya yang mengklaim bahwa KPU Kabupaten Jayapura belum siap menyelenggarakan Pemilu 2024, dan tudingan ini sangat keliru karena pada prinsipnya pihaknya begitu siap dibandingkan delapan kabupaten/kota di Papua.

“Terkait pemberitaan yang berkembang yang menyatakan KPU belum siap, saya pikir itu pernyataan keliru, karena selama ini KPU telah melakukan proses tahapan sesuai dengan jadwal dan tahapan, saya pikir hal-hal yang sudah dilewatkan, tidak perlu kita bicarakan lagi, sebab masih ada jadwal dan tahapan selanjutnya,” katanya.

 

Ads