Scroll untuk baca artikel
Ads
Ekonomi

KKP lepas liarkan 434 ekor ikan Arwana Jardini di sungai Kaliwanggo Merauke

×

KKP lepas liarkan 434 ekor ikan Arwana Jardini di sungai Kaliwanggo Merauke

Sebarkan artikel ini

Jakarta, (TORANGBISA) – Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Victor Gustaaf Manoppo mengatakan pihak KKP melepasliarkan 434 ekor ikan Arwana Irian atau Arwana Jardini (Scleropages jardinii) berukuran 15-16 cm di Sungai Kaliwanggo Distrik Sota Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

“Pelepasliaran tersebut merupakan salah satu upaya menjaga kelestarian ikan arwana,” ujar Victor di Jakarta,Senin.

Ads

Ia mengatakan Arwana Jardini  jenis ikan dilindungi terbatas berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2021 mempunyai status perlindungan terbatas berdasarkan periode waktu tertentu dan ukuran tertentu.

“Ikan ini dapat ditangkap pada November, Desember, Januari dan Februari pada ukuran benih 3-5 cm,” kata Victor.

Victor menjelaskan jumlah pemanfaatan Arwana Jardini meningkat dari 33.128 ekor pada 2022 menjadi 88.955 ekor di 2023 tetapi masih di bawah kuota ditetapkan di Papua sebanyak 100.000 ekor.

“Banyaknya tantangan pengelolaan dan konservasi Arwana Jardini diperlukan pengelolaan secara terpadu libatkan semua pemangku kebijakan terkait. KKP akan menetapkan rencana aksi nasional (RAN) arwana pada 2025-2029 untuk melindungi ikan menjadi lebih baik,” katanya.

Habitat Arwana Jardini di empat Kabupaten Mappi, Asmat dan Boven Digoel dan khusus Merauke perairan Kampung Erambu, Toray, Kweel, Bupul, Baad, Wayau Koa, Kaisa, dan Kimaam.

Kepala Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong Rosmini mengatakan  kegiatan pelepasliaran kembali (restocking) sesuai Keputusan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Nomor 66 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Restocking, Rehabilitasi Habitat dan Penanganan By Catch Jenis Dilindungi dan Appendiks CITES.

Rosmini mengatakan, tujuh pelaku usaha berperan aktif pemanfaatan Arwana Jardini dan mereka membantu ekonomi nelayan Papua pencari ikan arwana.

“Saya harap warga dapat menjaga dan memanfaatkan Arwana Irian atau bahasa lokalnya disebut ikan kaloso sesuai aturan berlaku, sehingga  menjamin keberadaan, ketersediaan dan kesinambungannya bagi generasi ke depan,” sebutnya.

 

Ads