Timika, Torangbisa.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, berharap peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pelaksanaan program wajib belajar 13 tahun.
Hal tersebut disampaikan Antonius Welerubun saat diwawancarai awak media usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional di Hotel Horison Diana Timika, Kamis (23/07/2026).
Antonius mengatakan, dari 113 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Kabupaten Mimika, sebanyak 75 PAUD turut ambil bagian dalam kegiatan peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tahun 2026.
“Dari 113 PAUD yang ada di Mimika, sekitar 75 PAUD mengikuti peringatan Hari Anak Nasional tahun ini,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga Pemerintah Kabupaten Mimika saat ini tengah mendorong program wajib belajar 13 tahun. Karena itu, pendidikan anak usia dini memiliki peran yang sangat penting sebagai tahap awal pembentukan karakter dan kemampuan dasar anak.
“Kami berharap melalui program wajib belajar 13 tahun ini, anak-anak PAUD dapat mengembangkan kemampuan kognitif, kreativitas, serta karakter mereka sebagai bekal untuk jenjang pendidikan berikutnya dan masa depan,” kata Antonius.
Ia menambahkan, investasi pada pendidikan usia dini merupakan langkah strategis untuk menciptakan generasi Mimika yang berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang.

















