Timika, Torangbisa.com – Kepala SMK YAPIS TIK Mimika, Muhamad Samsudin, menegaskan bahwa penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMK YAPIS TIK Mimika terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan agama maupun suku. Hal itu disampaikannya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Sabtu (25/07/2026).
Menurut Samsudin, masih ada anggapan di masyarakat bahwa sekolah di bawah Yayasan Pendidikan Islam (YAPIS) hanya menerima siswa beragama Islam. Ia menegaskan anggapan tersebut tidak benar.
“SMK YAPIS terbuka untuk semua. Bukan hanya untuk siswa Muslim, tetapi juga bagi siswa yang beragama Kristen, Katolik maupun agama lain yang diakui di Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak tahun 2017 SMK YAPIS TIK Mimika telah menerima siswa dari berbagai latar belakang agama serta Orang Asli Papua (OAP).
Khusus bagi siswa OAP, lanjut Samsudin, sekolah memberikan bebas biaya pendidikan atau gratis 100 persen sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua.
“Kalau OAP kami gratiskan 100 persen. Siapa pun, baik bapaknya maupun ibunya Orang Asli Papua sesuai ketentuan yang berlaku, tetap kami layani,” katanya.
Samsudin mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah banyak lulusan OAP dari SMK YAPIS TIK Mimika yang berhasil melanjutkan karier di berbagai instansi.
Ia mencontohkan salah seorang alumni asal Kamoro yang setelah lulus dari SMK YAPIS berhasil diterima menjadi anggota Kepolisian dan kini bertugas di Satuan Lalu Lintas (Satlantas).
“Alhamdulillah sudah banyak alumni OAP dari SMK YAPIS. Salah satunya setelah lulus langsung mengikuti seleksi Polri dan sekarang sudah bertugas di Satlantas,” ungkapnya.
Karena itu, Samsudin mengajak masyarakat, khususnya Orang Asli Papua, agar tidak ragu mendaftarkan anak-anaknya ke SMK YAPIS TIK Mimika.
“Pesan saya kepada masyarakat, khususnya Orang Asli Papua, jangan minder untuk masuk SMK YAPIS. Kami memberikan pendidikan gratis 100 persen bagi OAP dan berkomitmen membantu mencetak generasi Papua yang berkualitas,” tegasnya.
Ia berharap informasi tersebut dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat sehingga semakin banyak siswa OAP maupun siswa dari berbagai latar belakang agama yang memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan di SMK YAPIS TIK Mimika.

















