Scroll untuk baca artikel
Politik

Beredar Opini Publik Terkait Perjalanan Dinas Bupati Keluar Daerah, Yosep Temorubun: Perjalanan Dinas Bupati Demi Kemajuan Mimika, Kritik Harus Berdasarkan Fakta

×

Beredar Opini Publik Terkait Perjalanan Dinas Bupati Keluar Daerah, Yosep Temorubun: Perjalanan Dinas Bupati Demi Kemajuan Mimika, Kritik Harus Berdasarkan Fakta

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika, Yosep Temorubun, S.H., menanggapi berbagai opini yang berkembang di tengah masyarakat terkait tudingan bahwa Bupati Mimika lebih sering berada di luar daerah dibandingkan menjalankan tugas di Kabupaten Mimika.

Menurut Yosep, tudingan tersebut merupakan pernyataan yang tidak berdasar dan tidak didukung oleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Ia menjelaskan bahwa perjalanan dinas yang dilakukan kepala daerah merupakan bagian dari tugas pemerintahan untuk memperjuangkan kepentingan dan kemajuan Kabupaten Mimika.

“Dalam sistem demokrasi, kritik terhadap jalannya pemerintahan adalah hal yang wajar. Namun kritik harus disampaikan berdasarkan data yang riil dan fakta di lapangan, bukan berdasarkan asumsi atau karena kepentingan maupun dendam politik,” ujar Yosep.

Ia menjelaskan, berbagai perjalanan dinas yang dilakukan Bupati Mimika merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, mencari peluang kerja sama, serta memperjuangkan berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Yosep juga menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Mimika di bawah kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong telah menunjukkan hasil yang nyata.

Salah satunya melalui penghargaan yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri pada Juni 2026 atas keberhasilan meraih kategori Creative Financing serta penghargaan dalam bidang Penanggulangan Kemiskinan se-Tanah Papua.

“Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah daerah mampu meningkatkan pelayanan publik, melakukan pembenahan birokrasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” katanya.

Menurut Yosep, berbagai program yang dijalankan pemerintah saat ini telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Mimika.

Ia menambahkan, masyarakat saat ini dapat menilai sendiri jalannya pemerintahan berdasarkan implementasi visi dan misi yang telah dijanjikan saat masa kampanye.

Yosep juga mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menggiring opini publik melalui narasi yang menyesatkan tanpa didukung bukti yang jelas.

“Silakan memberikan kritik, tetapi kritik harus berdasarkan data yang riil, bukan narasi yang dibangun atas asumsi atau dendam politik. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang objektif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yosep menilai reformasi birokrasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mimika bukanlah pekerjaan yang mudah. Menurutnya, proses pembenahan membutuhkan waktu, termasuk penataan kembali aparatur sipil negara sesuai ketentuan dan kompetensi yang berlaku.

Selain itu, pemerintah juga dinilai terus memperkuat sektor usaha kecil dan menengah sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Mimika.