Timika, Torangbisa.com – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Festival UMKM yang akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, mengatakan festival tersebut dipersiapkan sebagai salah satu kegiatan besar untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Mimika maupun Papua Tengah.
Hal itu disampaikan Samuel saat melakukan jumpa pers di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, Festival UMKM Mimika diharapkan menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk mempromosikan sekaligus memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah.
“Ini betul-betul kegiatan festival yang terbesar di wilayah Provinsi Papua Tengah. Kabupaten Mimika menjadi salah satu percontohan untuk pengembangan UMKM,” ujar Samuel.
Ia mengatakan, festival tersebut juga akan dihadiri sejumlah pejabat, baik dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun pemerintah pusat.
Samuel menyebutkan, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, unsur pimpinan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, serta Ketua Dekranasda Papua Tengah direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, berdasarkan komunikasi dengan pemerintah pusat, sejumlah pejabat dari kementerian juga dijadwalkan menghadiri Festival UMKM sekaligus rangkaian HUT ke-30 Kabupaten Mimika.
“Ini waktunya kita tetap konsisten mendukung UMKM. Saya mengajak seluruh masyarakat, baik Amungme, Kamoro, lima suku, masyarakat Papua maupun Nusantara yang ada di Mimika, untuk bersama-sama menyukseskan festival ini,” katanya.
Libatkan UMKM dari Sejumlah Kabupaten
Samuel mengungkapkan, Festival UMKM Mimika tidak hanya melibatkan pelaku usaha dari Kabupaten Mimika. Sejumlah kabupaten di Papua Tengah juga telah menyatakan keikutsertaannya.
Beberapa di antaranya yakni Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya.
Menurutnya, keterlibatan kabupaten lain menunjukkan adanya semangat bersama untuk membangun dan mengembangkan UMKM di Papua Tengah.
“Ini menandai bahwa delapan kabupaten bersatu untuk sama-sama membangkitkan UMKM di Provinsi Papua Tengah,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan daerah-daerah yang akan berpartisipasi. Bahkan, Intan Jaya disebut telah meminta dua stan untuk menampilkan produk unggulannya.
Samuel berharap seluruh kabupaten dapat membawa produk khas daerah masing-masing sehingga festival menjadi ruang promosi sekaligus pertukaran produk dan potensi UMKM antarwilayah.
“Kita bangkitkan UMKM Kabupaten Mimika menuju provinsi, dari provinsi menuju pusat,” tegasnya.
Persiapan Terus Dimatangkan
Terkait kesiapan pelaksanaan, Samuel memastikan jajaran Dinas Koperasi dan UMKM telah turun ke lapangan untuk melakukan berbagai persiapan.
Koordinasi dengan sejumlah pihak juga terus dilakukan, termasuk rencana keberangkatan tim ke Nabire dan Jakarta dalam beberapa hari ke depan.
“Staff sudah di lapangan, persiapan sudah berjalan. Dua atau tiga hari lagi pasti ada staf dari Dinas Koperasi yang menuju Nabire dan Jakarta untuk koordinasi,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait konsep dan tema Festival UMKM tahun ini, Samuel mengatakan pihaknya masih melakukan pembahasan.
Ia menyebutkan, tema tersebut sedang diselaraskan dengan tema nasional dan masih dalam tahap finalisasi.
“Tema masih rahasia,” ujarnya sambil tersenyum.
Samuel berharap momentum HUT ke-30 Kabupaten Mimika dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat UMKM sekaligus memperkenalkan produk lokal Mimika dan Papua Tengah agar mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan festival dan memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang.

















