Timika, Torangbisa.com — Situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua Tengah hingga kini masih dinamis. Meski secara umum kondisi dinilai relatif landai, konflik bersenjata masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian di beberapa kabupaten.
Kapolda Papua Tengah Brigjen. Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., mengatakan kondisi keamanan di Papua Tengah memiliki dinamika yang berbeda di setiap kabupaten. Menurutnya, sejumlah wilayah masih menghadapi persoalan konflik yang belum sepenuhnya berakhir.
“Papua Tengah sampai hari ini memang dinamikanya tidak setiap kabupaten sama. Seperti Timika, konflik ini belum selesai. Kemudian Puncak Jaya, ada adem tetapi sebenarnya masih ada bara api,” ujarnya.
Ia menjelaskan, di sejumlah wilayah lainnya juga masih terdapat konflik bersenjata. Karena itu, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah terus mendorong pendekatan yang mengutamakan pembangunan dan keterlibatan pemerintah kabupaten.
“Perlahan tapi pasti kita berkolaborasi dengan pemerintah daerah, mengedepankan pemda kabupaten dalam hal ini bupati, untuk melakukan langkah-langkah pendekatan,” katanya.
Menurut Jermias, pemerintah provinsi saat ini mengedepankan pembangunan sebagai salah satu upaya menciptakan stabilitas dan mendapat dukungan masyarakat.
Pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, serta sektor lainnya diharapkan dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kesepakatan dan menciptakan kondisi yang lebih kondusif.
“Kan judulnya pemerintah provinsi adalah ingin membangun, nah kita support itu. Dengan mengedepankan isu pembangunan, kita harapkan masyarakat mendukung,” ujarnya.
Sementara bagi kelompok atau pihak yang belum mendukung program pemerintah, pendekatan secara personal akan terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama para bupati. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka ruang dialog dan mencapai kesepakatan sehingga pembangunan dapat berjalan.
Terkait pengerahan personel keamanan, Kapolda Papua Tengah memastikan hingga saat ini belum ada penempatan atau pengerahan pasukan secara berlebihan.
“Anggota sementara masih normal. Maksudnya normal itu tidak ada pengerahan pasukan yang berlebihan,” jelasnya.
Ia menyebut kondisi di sejumlah ibu kota kabupaten saat ini relatif landai. Personel kepolisian tetap menjalankan tugas rutin melalui patroli, penjagaan, serta pelayanan kepada masyarakat.
“Landai ini artinya di ibu kota kabupaten situasinya landai. Pasukan dengan kegiatan masing-masing satuan kewilayahan/Polres normal biasa melakukan patroli, kemudian penjagaan, dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Meski demikian, kepolisian tetap mewaspadai dinamika di wilayah-wilayah tertentu yang masih memiliki potensi konflik, sembari mendukung langkah pemerintah daerah dalam membangun pendekatan dan menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif di Papua Tengah.
















