Timika, Torangbisa.com – Bupati Mimika Johannes Rettob mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai, membeli, dan menggunakan produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Mimika.
Hal tersebut disampaikan Johannes Rettob saat membuka Festival UMKM Kabupaten Mimika di Eme Neme Yauware, Senin (10/8/2026).
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan perkembangan UMKM harus dimanfaatkan masyarakat sebagai peluang untuk meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus mengurangi angka pengangguran.
“Bagaimana kita menggunakan kesempatan ini untuk kita bisa berusaha secara baik. Jangan berharap terus pemerintah. Ada proyek pemerintah, itu hanya setahun sekali, tidak selalu kita dapat. Tapi UMKM ini kita bisa tumbuh dan berkembang,” kata Rettob.
Menurutnya, keberadaan UMKM memiliki peran penting dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Ia juga meminta Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika untuk terus melakukan koordinasi dengan instansi teknis maupun para pelaku UMKM agar berbagai kendala yang dihadapi dapat ditangani bersama.
“Saya berharap kepada Kadin, terus melakukan koordinasi dengan instansi teknis dan juga dengan UMKM,” ujarnya.
Rettob menilai Festival UMKM yang digelar bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia memiliki makna penting. Momentum tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berkarya dan bekerja keras membangun Kabupaten Mimika.
“Semangat kemerdekaan ini menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus berkarya, bekerja keras untuk pertumbuhan kabupaten, menjaga persatuan dan kesatuan, serta membangun daerah ini dengan semangat gotong royong,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam berbagai kegiatan kebersihan dan penghiasan lingkungan menjelang peringatan HUT RI.
Menurut Rettob, kegiatan tersebut tidak hanya membuat lingkungan menjadi lebih bersih dan indah, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Yang tadinya antara satu dengan yang lain tidak saling kenal, sekarang akhirnya kenal semua. Ini penting karena masyarakat di Mimika jangan sampai semakin individualistis,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati sebagai peristiwa sejarah, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.
“Salah satu bentuk nyata adalah dengan membangun ekonomi kerakyatan melalui penguatan sektor UMKM yang kita laksanakan hari ini secara tangguh dan berkelanjutan,” ujarnya.
Rettob mengajak masyarakat untuk membeli produk UMKM lokal karena langkah tersebut secara langsung membantu meningkatkan pendapatan pelaku usaha, membuka lapangan pekerjaan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Ia juga meminta para pelaku UMKM terus meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, berinovasi, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran.
“Kalau kita mau bersaing ke tingkat nasional, kita juga harus memperbaiki mutu dan kemasan. Terus memanfaatkan teknologi digital. Sudah banyak UMKM kita yang masuk dalam pemasaran melalui platform daring,” katanya.
Rettob juga mendorong dukungan dari dunia perbankan terhadap pelaku UMKM, khususnya dalam akses pembiayaan.
Ia berharap lembaga perbankan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat kecil yang membutuhkan kredit untuk mengembangkan usaha.
“Kalau orang minta kredit itu bantu cepat-cepat, jangan dibuat susah-susah untuk masyarakat kecil,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjut Rettob, akan terus hadir sebagai mitra pelaku usaha. Ia meminta para pelaku UMKM menyampaikan berbagai kebutuhan maupun kendala yang dapat dibantu pemerintah.
Ia menekankan keberhasilan pengembangan UMKM membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, perbankan, akademisi, media, masyarakat hingga lembaga terkait.
“Kita harus kerja sama. Ada tiga K, ingat ya: kerja sama, koordinasi dan kolaborasi. Ini harus sama-sama. Satu pihak tidak bisa menjadi super power, kita harus saling membantu,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rettob juga mengajak agar berbagai potensi lokal, termasuk talenta seni dan penyanyi asal Mimika, turut diberikan ruang untuk tampil dalam berbagai kegiatan.
Menurutnya, penggunaan talenta lokal tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga dapat menjadi sarana promosi potensi daerah hingga ke tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika Samuel Yogi dalam laporannya mengatakan Festival UMKM Nasional ke-10 Tahun 2026 digelar sebagai ruang promosi, pemasaran dan pengembangan usaha bagi pelaku UMKM di Kabupaten Mimika.
Festival tersebut mengusung tema “UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi, Mimika Menuju UMKM Naik Kelas, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Samuel menyebutkan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan promosi dan pemasaran produk UMKM, khususnya produk unggulan lokal Mimika, sekaligus mendorong masyarakat mencintai, membeli dan menggunakan produk UMKM lokal.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperluas usaha dan membuka peluang kemitraan antara UMKM dengan pemerintah, dunia usaha, perbankan dan pemangku kepentingan lainnya.
“UMKM bukan hanya tentang usaha kecil, tetapi harapan besar tentang pengembangan pekerjaan dan kemandirian demi masa depan bangsa dan Kabupaten Mimika,” ujar Samuel.
Ia juga mendorong seluruh pelaku UMKM agar tidak takut bermimpi besar, mencoba mengembangkan usaha dan terus berinovasi.
“Jangan pernah merasa produk UMKM Kabupaten Mimika kalah dengan kabupaten lain, daerah lain maupun provinsi lain,” tegasnya.
Samuel mengatakan pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UMKM terus mendorong terciptanya ekosistem UMKM yang kuat melalui pembinaan, pelatihan, fasilitasi, pendampingan, legalitas serta perluasan akses pasar.
Festival UMKM Kabupaten Mimika berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 10–12 Agustus 2026, di halaman Gedung Eme Neme Yauware.
Dalam festival tersebut terdapat 125 stan UMKM yang menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk mempromosikan dan memasarkan berbagai produk lokal Mimika.

















