Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Dua Atlet Muaythai Mimika Sabet 2 Medali Pada Kejuaraan Asian Kun Khmer Championship 2026

×

Dua Atlet Muaythai Mimika Sabet 2 Medali Pada Kejuaraan Asian Kun Khmer Championship 2026

Sebarkan artikel ini
Muhammad Ibrahim Eko Putra dan Rizki Alhadi Hatan saat foto bersama memegang bendera merah putih dan saat menerima pengalungan medali (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Dua atlet Muaythai asal Kabupaten Mimika, Muhammad Ibrahim Eko Putra dan Rizki Alhadi Hatan sukses menyabet 2 medali pada ajang Asian Kun Khmer Championship 2026 yang berlangsung di Vietnam.

Keduanya yakni Muhammad Ibrahim Eko Putra yang sukses meraih medali perak, serta Rizki Alhadi Hatan yang membawa pulang medali perunggu.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Ketua Mandataris sekaligus Pendiri Cabor Muaythai Kabupaten Mimika, J. Jones Ayorbaba, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet Mimika mampu bersaing di tingkat Asia apabila mendapatkan kesempatan dan dukungan yang memadai.

Coach Jones menjelaskan, Muhammad Ibrahim Eko Putra berhasil meraih medali perak setelah kalah dari atlet Kamboja di partai final, sebelumnya pada partai semifinal ia berhasil mengalahkan atlet tuan rumah Vietnam.

Sementara itu, Rizki Alhadi Hatan berhasil mengamankan medali perunggu setelah perjuangannya terhenti di babak semifinal. Rizki harus mengakui keunggulan atlet Kamboja melalui pertarungan ketat yang ditentukan oleh perolehan angka.

“Yang satu dapat medali perak dan yang satunya medali perunggu. Muhammad Ibrahim Eko Putra dapat perak, kalah di final melawan Kamboja. Di semifinal dia menang melawan Vietnam,” ujar Jones.

“Sedangkan Rizki Alhadi Hatan mendapatkan perunggu. Dia kalah di semifinal melawan atlet Kamboja dengan angka yang tipis,” lanjutnya.

Jones menilai perjuangan kedua atlet tersebut patut diapresiasi karena mampu membawa nama Mimika bersaing bersama atlet-atlet dari berbagai negara Asia.

Menurutnya, prestasi tersebut juga menjadi motivasi bagi pembinaan cabang olahraga Muaythai di Kabupaten Mimika agar semakin serius dalam mencetak atlet-atlet berprestasi.

Usai menyelesaikan pertandingan, kedua atlet saat ini tengah mempersiapkan perjalanan kembali ke Indonesia dan selanjutnya menuju Timika.

Jones mengatakan, awalnya kepulangan kedua atlet direncanakan pada 12 September 2026. Namun, kondisi bandara yang masih ditutup membuat pihaknya harus menyiapkan jalur alternatif.

“Rencana balik ke Timika tanggal 12 September, tapi karena bandara masih tutup, kita akan lihat alternatif lewat Surabaya,” jelasnya.

Untuk sementara, kedua atlet dijadwalkan melakukan perjalanan melalui Singapura sebelum melanjutkan perjalanan menuju Indonesia.

“Kemungkinan hari ini mereka persiapan untuk ke Singapura dulu, baru ke Indonesia,” katanya.

Di balik keberhasilan tersebut, Jones juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Ny. Suzy Rettob yang telah memberikan dukungan tiket dan anggaran terhadap keberangkatan kedua atlet.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti karena memberikan kesempatan kepada atlet Mimika untuk tampil dan menguji kemampuan di level internasional.

“Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu yang telah mendukung atau mensupport tiket sehingga keduanya bisa berangkat dan memberikan hasil yang baik,” ungkap Jones.