Scroll untuk baca artikel
Mimika

BRIDA Mimika Dorong Hasil Riset Jadi Dasar Program OPD

×

BRIDA Mimika Dorong Hasil Riset Jadi Dasar Program OPD

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BRIDA Kabupaten Mimika, Darius Sabon Saat diwawancarai awak media di kantor pusat pemerintahan Kabupaten mimika (Foto: Yani/ Torangbisa.com).

Timika, Torangbisa.com – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika mendorong hasil penelitian dan riset yang dilakukan perguruan tinggi dapat menjadi dasar penyusunan program dan kebijakan pemerintah daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BRIDA Kabupaten Mimika, Darius Sabon, mengatakan riset yang dilakukan tidak boleh hanya berhenti pada dokumen, tetapi harus dapat diterapkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Hal itu disampaikan Darius saat diwawancarai awak media usai apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (7/9/2026).

Menurut Darius, tema riset disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mimika, terutama visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika.

“Tema-tema riset itu kita sesuaikan dengan RPJMD Kabupaten Mimika, nanti di berbagai bidang. Tema mana yang kita prioritaskan, kita sesuaikan dengan visi dan misi kepala daerah di RPJMD,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah perguruan tinggi telah dilibatkan dalam pelaksanaan riset tahun ini. Namun, sebagian tema riset lainnya akan dianggarkan untuk dilaksanakan pada 2027.

Darius menyebut salah satu riset yang sedang dilakukan berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Selain itu, terdapat kajian dari perguruan tinggi terkait peninjauan master plan, termasuk pemanfaatan dan pengelolaan fasilitas yang menjadi objek kajian.

Riset tersebut ditargetkan berlangsung selama satu tahun. Setelah hasilnya diperoleh, BRIDA akan menyampaikan rekomendasi kepada OPD teknis yang berkepentingan.

“Nanti hasil riset itu kami beri dan rekomendasikan ke OPD teknis untuk melaksanakan. Kita tidak mau hasil riset itu hanya dalam bentuk dokumen saja, tetapi harus bisa dieksekusi oleh OPD teknis,” jelasnya.

Darius berharap kebijakan dan program yang diajukan OPD di Kabupaten Mimika ke depan benar-benar berbasis data, bukan sekadar asumsi.

“Sehingga kami harapkan semua program kebijakan yang diajukan oleh OPD-OPD itu berbasis data, jadi tidak berbasis asumsi tetapi berbasis data,” katanya.

Selain riset, BRIDA juga mendorong hasil inovasi yang telah dihasilkan berbagai pihak di Mimika agar dapat direplikasi dan dimanfaatkan oleh OPD lain yang membutuhkan.

Menurutnya, inovasi yang sudah dihasilkan, termasuk yang berasal dari sekolah dan puskesmas, tidak boleh berhenti setelah mendapatkan penghargaan atau diumumkan sebagai inovasi terbaik.

“Kita upayakan supaya dia bisa dimanfaatkan, tidak mati. Bisa dimanfaatkan oleh OPD yang menciptakan itu, bisa juga oleh OPD lain. Itu namanya replikasi,” pungkasnya.