Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Pasca Kontak Tembak, Pemkab Mimika Kirim 4 Ton Logistik untuk Warga Jila, Pengiriman Dilakukan Bertahap 

×

Pasca Kontak Tembak, Pemkab Mimika Kirim 4 Ton Logistik untuk Warga Jila, Pengiriman Dilakukan Bertahap 

Sebarkan artikel ini
Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama Dandim 1710/ Mimika, Letkol Inf. Jozanda, Danlanud YKU, Kolonel (Pnb) Taufik bersama warga Kepala Distrik Jila, saat foto bersama di Helikopter yang akan digunakan untuk mengirim logistik (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika bersama TNI mulai mengirimkan bantuan logistik bagi masyarakat Distrik Jila pascakonflik yang menyebabkan warga terkonsentrasi di ibu kota distrik dan kesulitan mengakses kebun maupun ladang untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan pengiriman bantuan dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kondisi masyarakat Jila yang saat ini membutuhkan dukungan pangan.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

“Pasca konflik di Jila, masyarakat hari ini semua sudah terkumpul di ibu kota dan mereka tidak bisa pergi ke kebun, ladang dan lain-lain,” kata Rettob.

Menurutnya, Pemkab Mimika telah berkoordinasi dengan TNI untuk mengirimkan bantuan berupa beras, mi instan dan telur menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Udara.

“Pemerintah menyiapkan bantuan pertama 4 ton. Hari ini baru dikirim 700 kilogram, tetapi besok kita akan kirim terus sampai kebutuhan di sana terpenuhi,” ujarnya.

Rettob berharap proses pengiriman bantuan dapat berjalan aman dan lancar melalui koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Mimika, jajaran TNI serta Pangkogabwilhan III.

“Kita berharap atas koordinasi dengan Pangkogabwilhan III, semua bantuan akan kita kirim ke sana dengan aman,” katanya.

Selain pemenuhan kebutuhan pangan, Pemkab Mimika juga meminta dukungan terhadap proses pencarian dan evakuasi warga terdampak konflik, termasuk anak-anak yang disebut dibawa secara paksa.

“Kami juga meminta dukungan untuk semua proses pencarian dan evakuasi, dan terhadap seluruh masyarakat Jila ini bisa berjalan dengan baik. Terlebih khusus kepada keluarga yang punya anak-anak yang dibawa paksa, bisa kembali dengan selamat dan bisa berkumpul dengan keluarga. Mohon doanya,” tutur Rettob.

Sementara itu, Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf. Jozanda, berharap situasi di Distrik Jila segera kembali kondusif sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan aman.

“Semoga kegiatan semua berjalan lancar supaya situasi di Jila kembali kondusif,” katanya.

Jozanda juga menyoroti kondisi warga yang membutuhkan penanganan medis. Ia berharap warga yang sakit, termasuk ibu-ibu serta mereka yang mengalami patah kaki, dapat segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan.

“Kita berharap tidak terjadi lagi trauma di sana, dan kita juga berharap ibu-ibu yang sakit atau yang kakinya patah agar segera bisa dievakuasi,” ujarnya.

Ia juga mendoakan agar seluruh personel Satgas yang bertugas diberikan kesehatan, kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan tugas, sekaligus berharap anak-anak yang masih dalam proses pencarian dapat segera kembali kepada keluarganya.

“Semoga anak-anak kita segera bisa kita kembalikan ke keluarganya,” ucapnya.

Dukungan terhadap penyaluran bantuan tersebut juga disampaikan Danlanud YKU Timika, Kolonel (Pnb) Taufik. Ia menegaskan TNI AU melalui Lanud Yohanis Kapiyau akan terus mendukung program Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya dalam membantu masyarakat di wilayah yang membutuhkan.

“TNI AU melalui Lanud Yohanis Kapiyau akan selalu mendukung program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika, termasuk membantu daerah-daerah yang sangat membutuhkan bahan makanan dan apa pun yang diperlukan oleh pemerintah daerah,” kata Taufik.

Hukum dan Kriminal

Yahukimo, Torangbisa.com – Tim gabungan Polres Yahukimo bersama Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus mengembangkan penegakan hukum terhadap perkara pembunuhan Almarhum Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes, personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz, yang terjadi pada 20 Juli 2026 di Jalan Pertanian, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Peristiwa

Timika, Torangbisa.com – Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf. Jozanda, mengungkapkan adanya dugaan aksi pembawaan paksa sejumlah warga oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) setelah kontak senjata yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026.