Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika bersama TNI mulai mengirimkan bantuan logistik bagi masyarakat Distrik Jila pascakonflik yang menyebabkan warga terkonsentrasi di ibu kota distrik dan kesulitan mengakses kebun maupun ladang untuk memenuhi kebutuhan pangan.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan pengiriman bantuan dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kondisi masyarakat Jila yang saat ini membutuhkan dukungan pangan.
“Pasca konflik di Jila, masyarakat hari ini semua sudah terkumpul di ibu kota dan mereka tidak bisa pergi ke kebun, ladang dan lain-lain,” kata Rettob.
Menurutnya, Pemkab Mimika telah berkoordinasi dengan TNI untuk mengirimkan bantuan berupa beras, mi instan dan telur menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Udara.
“Pemerintah menyiapkan bantuan pertama 4 ton. Hari ini baru dikirim 700 kilogram, tetapi besok kita akan kirim terus sampai kebutuhan di sana terpenuhi,” ujarnya.
Rettob berharap proses pengiriman bantuan dapat berjalan aman dan lancar melalui koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Mimika, jajaran TNI serta Pangkogabwilhan III.
“Kita berharap atas koordinasi dengan Pangkogabwilhan III, semua bantuan akan kita kirim ke sana dengan aman,” katanya.
Selain pemenuhan kebutuhan pangan, Pemkab Mimika juga meminta dukungan terhadap proses pencarian dan evakuasi warga terdampak konflik, termasuk anak-anak yang disebut dibawa secara paksa.
“Kami juga meminta dukungan untuk semua proses pencarian dan evakuasi, dan terhadap seluruh masyarakat Jila ini bisa berjalan dengan baik. Terlebih khusus kepada keluarga yang punya anak-anak yang dibawa paksa, bisa kembali dengan selamat dan bisa berkumpul dengan keluarga. Mohon doanya,” tutur Rettob.
Sementara itu, Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf. Jozanda, berharap situasi di Distrik Jila segera kembali kondusif sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan aman.
“Semoga kegiatan semua berjalan lancar supaya situasi di Jila kembali kondusif,” katanya.
Jozanda juga menyoroti kondisi warga yang membutuhkan penanganan medis. Ia berharap warga yang sakit, termasuk ibu-ibu serta mereka yang mengalami patah kaki, dapat segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan.
“Kita berharap tidak terjadi lagi trauma di sana, dan kita juga berharap ibu-ibu yang sakit atau yang kakinya patah agar segera bisa dievakuasi,” ujarnya.
Ia juga mendoakan agar seluruh personel Satgas yang bertugas diberikan kesehatan, kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan tugas, sekaligus berharap anak-anak yang masih dalam proses pencarian dapat segera kembali kepada keluarganya.
“Semoga anak-anak kita segera bisa kita kembalikan ke keluarganya,” ucapnya.
Dukungan terhadap penyaluran bantuan tersebut juga disampaikan Danlanud YKU Timika, Kolonel (Pnb) Taufik. Ia menegaskan TNI AU melalui Lanud Yohanis Kapiyau akan terus mendukung program Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya dalam membantu masyarakat di wilayah yang membutuhkan.
“TNI AU melalui Lanud Yohanis Kapiyau akan selalu mendukung program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika, termasuk membantu daerah-daerah yang sangat membutuhkan bahan makanan dan apa pun yang diperlukan oleh pemerintah daerah,” kata Taufik.















