Timika, Torangbisa.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, menjelaskan alasan sejumlah warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan melalui program kunjungan keluarga sehat belum langsung mendapatkan obat ketika ditemukan memiliki tekanan darah tinggi.
Hal tersebut disampaikan Godfried saat diwawancarai awak media di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika, Senin (20/07/2026).
Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kesehatan melalui kegiatan kunjungan keluarga sehat atau pelayanan kesehatan lapangan bertujuan untuk mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat. Namun, hasil pemeriksaan tekanan darah tidak selalu langsung menjadi dasar pemberian obat.
“Hipertensi itu ada beberapa tingkatan dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk usia dan aktivitas seseorang. Jadi bukan berarti ketika seseorang dinyatakan tekanan darahnya tinggi langsung diberikan obat,” jelas Godfried.
Ia mengatakan, kondisi seseorang saat pemeriksaan juga dapat memengaruhi hasil tekanan darah. Aktivitas fisik sebelum pemeriksaan, seperti berjalan jauh atau melakukan pekerjaan tertentu, dapat menyebabkan tekanan darah meningkat sementara.
“Bisa saja saat petugas datang, masyarakat baru selesai beraktivitas atau berjalan, kemudian dilakukan pemeriksaan tensi dan hasilnya naik. Itu bisa terjadi karena aktivitas,” ujarnya.
Godfried mencontohkan, dirinya sendiri juga dapat mengalami peningkatan tekanan darah ketika baru selesai berjalan dari satu tempat ke tempat lain.
“Kalau saya dari kantor berjalan ke tempat pelayanan kesehatan, tentu tekanan darah saya bisa naik karena aktivitas. Jadi petugas juga melihat kondisi secara keseluruhan, bukan hanya dari satu kali pemeriksaan,” katanya.
Ia menambahkan, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah berada di atas batas normal, petugas kesehatan akan mengarahkan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di puskesmas terdekat.
“Kalau memang tekanan darahnya melebihi batas normal, pasti akan diarahkan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang sesuai,” pungkasnya.
















