Scroll untuk baca artikel
KesehatanPemerintahan

Pemkab Mimika Dukung Inovasi Layanan Kefarmasian, Pengurus HISFARSI Papua Tengah Resmi Dilantik

×

Pemkab Mimika Dukung Inovasi Layanan Kefarmasian, Pengurus HISFARSI Papua Tengah Resmi Dilantik

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, sesi Foto bersama (Foto: Nando/ Torangbisa).

Timika, Torangbisa.com– Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan sumber daya manusia di bidang kefarmasian. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, saat menghadiri pelantikan Pengurus Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit Indonesia (HISFARSI) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Daerah Papua Tengah dan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) I HISFARSI Papua Tengah, Senin (1/6/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan webinar dan workshop tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan profesi apoteker di Papua Tengah, sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.

Dalam sambutannya, Fransiskus Bokeyau menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah yang diberikan bukan hanya sebuah kehormatan organisasi, tetapi juga tanggung jawab besar dalam meningkatkan kompetensi apoteker dan mutu pelayanan kefarmasian di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.

“Apoteker memiliki peran strategis dalam sistem pelayanan kesehatan. Tidak hanya berfokus pada pengelolaan obat dan bahan medis habis pakai, tetapi juga menjadi mitra tenaga medis dalam memastikan penggunaan obat yang rasional, aman, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Mengusung tema “Innovating Pharmacy Practice in Central Papua: Integrating Telepharmacy, Drug Information Service, and Counseling to Improve Service Quality”, kegiatan ini dinilai sangat relevan dengan tantangan pelayanan kesehatan di Papua Tengah yang memiliki kondisi geografis dan akses layanan yang tidak mudah.

Menurut Bokeyau, inovasi seperti telepharmacy, penguatan pelayanan informasi obat, dan konseling kefarmasian merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan moral dan etika dalam menjalankan profesi kesehatan, terutama dalam memberikan pelayanan yang mengedepankan profesionalisme, kemanusiaan, dan keadilan sosial.

Melalui Muskerda I HISFARSI Papua Tengah, pemerintah berharap lahir berbagai program kerja yang nyata, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kefarmasian di wilayah Papua Tengah. Selain itu, kegiatan webinar dan workshop diharapkan menjadi wadah peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan modern.

Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjut Bokeyau, akan terus mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas tenaga kesehatan demi mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Acara kemudian ditutup dengan peresmian pelantikan Pengurus HISFARSI IAI Papua Tengah dan pembukaan Musyawarah Kerja Daerah I HISFARSI Papua Tengah secara resmi.

Kesehatan

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika terus memperkuat penanganan malaria dengan membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Malaria di bawah Dinas Kesehatan sebagai langkah mempercepat penurunan hingga eliminasi kasus malaria di wilayah tersebut.