Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Wakil Bupati Emanuel Kemong Minta ASN Maksimalkan Kinerja dan Percepat Penyerapan Anggaran

×

Wakil Bupati Emanuel Kemong Minta ASN Maksimalkan Kinerja dan Percepat Penyerapan Anggaran

Sebarkan artikel ini
Suasana apel pagi di pusat pemerintahan Kabupaten mimika (Foto: Yani/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal tanpa harus menunggu perintah pimpinan.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (13/7/2026).

Dalam arahannya, Emanuel mengatakan setiap ASN memiliki kewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

Menurutnya, roda pemerintahan harus tetap berjalan dengan baik meski terdapat penyesuaian dalam pelaksanaan tugas pimpinan daerah.

“Saya berharap seluruh ASN tetap bekerja seperti biasa, menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi. Jangan menunggu perintah untuk melaksanakan kewajiban yang memang sudah menjadi tugas kita,” tegasnya.

Emanuel menjelaskan bahwa dirinya baru menyelesaikan kegiatan Kursus Kepemimpinan Pemerintahan Daerah (KPKD).

Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus menjaga disiplin serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain menekankan disiplin kerja, Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih serius mempercepat realisasi program dan penyerapan anggaran.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya, capaian penyerapan anggaran di sejumlah OPD masih belum optimal.

Karena itu, pada hari yang sama pemerintah daerah kembali menggelar rapat evaluasi dan monitoring untuk membahas perkembangan pelaksanaan program.

“Hari ini kita akan kembali melakukan evaluasi dan monitoring terkait penyerapan anggaran dan pelaksanaan program. Saya berharap ada kemajuan yang signifikan dari masing-masing perangkat daerah,” ujarnya.

Emanuel meminta setiap kepala OPD tidak bekerja sendiri, melainkan melibatkan seluruh pejabat terkait, mulai dari sekretaris, kepala bidang, kepala seksi hingga pejabat teknis yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program.

Menurutnya, koordinasi yang baik akan mempercepat penyelesaian berbagai pekerjaan dan menghindari keterlambatan pelaksanaan kegiatan.

“Kita tidak boleh menunda pekerjaan atau menunggu pergantian. Semua harus bergerak bersama agar target program dan penyerapan anggaran dapat tercapai sesuai yang direncanakan,” pungkasnya.