EkonomiMimika

Pasokan LPG Mimika Tersendat, Disperindag Imbau Warga Tidak Menimbun

×

Pasokan LPG Mimika Tersendat, Disperindag Imbau Warga Tidak Menimbun

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika, Sabelina Fitriani, (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Kelangkaan LPG di Kabupaten Mimika dipastikan terjadi akibat keterlambatan pasokan kapal dan distribusi yang terbatas dari Makassar.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan agar kebutuhan tetap tercukupi hingga akhir April.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika, Sabelina Fitriani, menjelaskan bahwa kelangkaan LPG yang terjadi saat ini bukan hanya dialami Mimika, tetapi juga terjadi secara nasional di berbagai daerah.

“Kelangkaan ini karena keterlambatan kapal dan memang kondisi nasional juga mengalami kekurangan pasokan LPG,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pasokan LPG untuk Mimika selama ini bergantung dari Makassar. Namun, distribusi dari wilayah tersebut saat ini lebih diprioritaskan untuk kebutuhan regional Sulawesi.

“Makassar lebih mengutamakan wilayah Sulawesi dulu, baru kalau ada kelebihan disuplai ke Timika. Itu yang menyebabkan pasokan kita berkurang,” jelasnya.

Meski demikian, dalam waktu dekat dipastikan akan ada tambahan pasokan sekitar 4.000 tabung LPG yang dijadwalkan tiba pada pertengahan April. Pasokan tambahan juga direncanakan kembali masuk pada akhir bulan.

“Sekitar 4.000 tabung akan masuk dalam waktu dekat, dan tanggal 25 April juga ada tambahan lagi. Harapannya bisa mencukupi sampai akhir bulan,” katanya.

Namun, Sabelina mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau menimbun LPG, karena hal tersebut justru memperparah kelangkaan di lapangan.

“Kami harap masyarakat tidak stok di rumah. Kalau ada yang membeli banyak untuk dijual kembali, ini yang jadi masalah,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Disperindag juga mendorong masyarakat untuk menggunakan alternatif, seperti tabung LPG ukuran 5,5 kilogram atau energi lain sementara waktu.

Selain itu, pihaknya akan mengeluarkan imbauan resmi kepada pelaku usaha, khususnya rumah makan dan restoran, agar menggunakan LPG ukuran 50 kilogram, sehingga pasokan tabung 12 kilogram dapat difokuskan untuk kebutuhan rumah tangga.

Saat ini, terdapat tiga agen resmi yang melayani distribusi LPG di Mimika, dan penyaluran akan dilakukan bertahap dalam bulan April.

Sabelina menegaskan, harga LPG di tingkat agen masih stabil, meski di lapangan kemungkinan terjadi kenaikan di tingkat pengecer. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik.

“Kami akan surati rumah makan agar menggunakan tabung 50 kilo, supaya LPG 12 kilo tetap tersedia untuk masyarakat,” ujarnya.