Timika, Torangbisa.com – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten periode 2026-2030 resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Papua Tengah, Yosua Tipagau yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Jumat (1/5/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan SK nomor: 07/2026 tentang susunan personalia pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Mimika masa bakti 2026-2030.
Dalam kesempatan tersebut, Ketum KONI Mimika, Antonius Kemong menyampaikan ungkapan syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin KONI Mimika selama empat tahun ke depan.
“Puji syukur kepada Tuhan, saya dipercayakan menjadi Ketua KONI periode 2026–2030. Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika serta seluruh cabang olahraga yang telah memberikan dukungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, amanah yang diberikan akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui program besar KONI yang selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah.
Menurutnya, salah satu fokus utama kepengurusan ke depan adalah membangun sistem pembinaan olahraga yang lebih merata, dimulai dari kampung hingga ke tingkat kota.
Selama ini, banyak cabang olahraga yang aktif di kabupaten, namun potensi atlet di tingkat kampung masih belum tergarap secara maksimal.
“Kita akan bangun olahraga dari kampung ke kota. Banyak anak-anak berbakat di kampung yang belum tersentuh pembinaan. Ini yang akan kita dorong ke depan,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, Antonius mengungkapkan rencana pembentukan dan pelantikan pengurus KONI di tingkat distrik. Dengan begitu, pembinaan atlet dapat berjalan langsung di wilayah masing-masing.
“Kita akan lantik pengurus KONI distrik supaya mereka bisa bekerja langsung di wilayahnya. Jadi yang belum masuk dalam kepengurusan kabupaten masih punya peluang berkontribusi di tingkat distrik,” katanya.
Tak hanya itu, KONI Mimika juga berencana menggelar Pekan Olahraga Kabupaten sebagai ajang untuk menjaring dan mengukur kemampuan atlet-atlet lokal yang berpotensi mengharumkan nama daerah.
“Melalui pekan olahraga kabupaten, kita bisa melihat atlet-atlet berprestasi yang nantinya akan membawa nama Mimika ke tingkat yang lebih tinggi,” tutupnya.
Sementara itu, Ketum KONI Provinsi Papua Tengah, Yosua Tipagau menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan Musorkablub sekaligus pelantikan pengurus.
“Kegiatan ini sangat luar biasa. Saya berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika yang telah memberikan support 100 persen, sehingga panitia dan Ketua KONI Mimika bisa mempersiapkan kegiatan ini selama kurang lebih tiga bulan dengan hasil yang sangat baik dan mewah,” ujarnya.
Yosua juga mengaku tertarik dengan visi dan misi Ketum KONI Mimika yang mana konsep pembangunan dari kampung ke kota. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan arah pembinaan olahraga yang juga harus dimulai dari tingkat bawah.
“Saya sangat tertarik dengan visi misi Bupati Mimika, yakni pembangunan dari kampung ke kota. Ini sejalan dengan visi Ketua KONI Mimika, bagaimana membangun atlet dari kampung ke kota,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa kekuatan olahraga di tingkat provinsi sejatinya bertumpu pada kabupaten, karena sebagian besar atlet potensial berasal dari daerah, terutama kampung-kampung.
“Jujur, di provinsi kita tidak punya atlet. Atlet itu ada di kabupaten, bahkan banyak yang berasal dari kampung-kampung. Ini yang harus digali dan dibina dengan baik,” tegasnya.
Untuk itu, Yosua berharap kepengurusan KONI Mimika yang baru dapat segera bekerja dan fokus pada pembinaan atlet dari akar rumput, dengan menggali potensi di seluruh wilayah.
Lebih lanjut, ia menyoroti peran penting Kabupaten Mimika sebagai salah satu daerah penyumbang atlet terbesar di Papua Tengah, bahkan Papua secara umum. Potensi tersebut diharapkan bisa dimaksimalkan untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di NTB dan NTT.
“Papua Tengah memang provinsi baru, tetapi Mimika selalu menjadi andalan dalam menyumbangkan atlet. Kami di provinsi sangat berharap atlet-atlet dari Mimika bisa mewakili Papua Tengah di PON 2028,” ungkapnya.
Yosua berharap sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan seluruh cabang olahraga terus diperkuat guna melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional.
“Dengan dukungan penuh dari pemerintah, saya harap KONI Mimika bisa bekerja sama dengan semua cabor untuk menyiapkan atlet-atlet terbaik demi mengangkat nama Mimika, Papua Tengah, bahkan Indonesia ke depan,” pungkasnya.
Dikesempatan yang sama, Bupati Mimika, Johannes Rettob menyampaikan mengapresiasi atas suksesnya pelaksanaan Musorkablub serta apresiasi kepada Ketua Umum KONI Provinsi Papua Tengah yang telah melantik pengurus baru.
Ia menjelaskan, peran KONI sangat penting sebagai penentu arah kebijakan olahraga, termasuk penguatan kelembagaan dan pembinaan cabang olahraga (cabor). Saat ini, terdapat 31 cabor di Mimika, meski sebagian belum aktif.
Untuk itu ia mendorong pemerataan pembinaan, Bupati mengusung konsep pembangunan olahraga dari kampung ke kota. Ia bahkan mengusulkan agar kepala distrik menjadi Ketua KONI di tingkat distrik serta memastikan dukungan anggaran hingga ke desa.
“Semua kampung harus punya lapangan olahraga. Dana desa juga akan kita arahkan untuk mendukung pembangunan olahraga,” tegasnya.
Meski fasilitas olahraga di Mimika dinilai cukup memadai bahkan beberapa berstandar nasional dan internasional, Bupati mengakui pemanfaatannya belum maksimal.
Karena itu, ia mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan melalui dukungan anggaran KONI kepada seluruh cabor setiap tahun.
Bupati juga mengingatkan pengurus yang baru dilantik agar bekerja serius dan berkomitmen. Ia menegaskan evaluasi akan dilakukan, bahkan tidak segan mengganti pengurus yang tidak aktif.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif demi mencetak generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu mengharumkan nama Mimika di tingkat daerah hingga nasional,” tuturnya.















