Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Profiling 2.800 ASN Dimulai, Bupati Rettob Ingin Penempatan Pegawai Lebih Tepat

×

Profiling 2.800 ASN Dimulai, Bupati Rettob Ingin Penempatan Pegawai Lebih Tepat

Sebarkan artikel ini
Bupati Mimika, Johannes Rettob Tampak sedang berbincang dengan Beberapa pejabat pemerintahan Kabupaten mimika usai apel pagi di pusat pemerintahan Kabupaten mimika (Foto: Yani/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mulai melakukan profiling terhadap sekitar 2.800 aparatur sipil negara (ASN).

Profiling ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum Pemkab Mimika menerapkan sistem manajemen talenta dalam pengelolaan kepegawaian.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, proses profiling berlangsung mulai Rabu hingga Sabtu pekan ini. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memetakan kompetensi, potensi, kinerja hingga rekam jejak setiap ASN.

“Ini merupakan tahapan menuju penerapan manajemen talenta. Setelah seluruh proses profiling selesai, kami akan meluncurkan sistem tersebut sebagai dasar dalam pengelolaan kepegawaian,” kata Rettob di Timika, Rabu (26/8/2026).

Menurut Rettob, hasil profiling nantinya menjadi salah satu dasar dalam menentukan pengembangan karier ASN. Hal itu mencakup proses pengangkatan, mutasi, promosi hingga pemberhentian dari jabatan.

Dengan penerapan manajemen talenta, Pemkab Mimika ingin memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kompetensi, kinerja, potensi dan rekam jejak yang dimiliki.

Rettob mengatakan, sistem tersebut juga diharapkan membuka kesempatan yang lebih adil dan transparan bagi ASN untuk mengembangkan karier berdasarkan kemampuan masing-masing.

Karena itu, seluruh ASN diminta melengkapi data pribadi dan riwayat pengembangan karier secara menyeluruh.

Data tersebut mencakup riwayat pendidikan dan pelatihan, penghargaan, pengalaman kepanitiaan, penugasan serta berbagai capaian selama menjalankan tugas sebagai ASN.

“Semua pengalaman dan prestasi harus dimasukkan ke dalam data pribadi karena akan menjadi bagian penting dalam penilaian kompetensi setiap ASN,” ujarnya.

Profiling terhadap sekitar 2.800 ASN tersebut dilaksanakan di empat lokasi yang telah ditentukan.

Pembagian peserta dilakukan melalui sistem kepegawaian. Setiap ASN akan mendapatkan lokasi pelaksanaan sesuai pembagian berdasarkan nama masing-masing.

Rettob berharap seluruh ASN mengikuti proses profiling dengan serius. Menurutnya, hasil pemetaan tersebut akan menjadi bagian penting dalam penataan birokrasi Pemkab Mimika ke depan.

Penerapan manajemen talenta diharapkan membuat pengelolaan ASN lebih terencana, objektif dan transparan, terutama dalam menempatkan pegawai sesuai kapasitas serta kompetensinya.

Selain itu, sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat profesionalisme aparatur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Dengan adanya pemetaan kompetensi yang lebih terukur, Pemkab Mimika dapat mengetahui ASN yang siap mengisi jabatan tertentu, pegawai yang masih membutuhkan pengembangan kompetensi, serta kebutuhan peningkatan kapasitas aparatur di masing-masing organisasi perangkat daerah.