Scroll untuk baca artikel
Nasional

Longsor yang terjadi di Areal Tambang PT Freeport, 7 Pekerja Belum Diketahui Nasibnya

×

Longsor yang terjadi di Areal Tambang PT Freeport, 7 Pekerja Belum Diketahui Nasibnya

Sebarkan artikel ini
Tangkapan Layar Longsor Aeral Tambang PT. Freeporf pada Senin Malam (Dok/Pub: Ist)

Timika, (Torangbisa.com) — Insiden longsor yang terjadi di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) milik PT Freeport Indonesia di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Senin malam (8/9) sekitar pukul 23.21 WIT.

Dari informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, peristiwa Naas tersebut menyebabkan tujuh pekerja kontraktor dilaporkan terjebak dan hingga kini belum diketahui secara pasti kondisi mereka.

Diketahui, Longsor yang dipicu oleh aliran material basah (wetmuck) dalam jumlah besar itu menutup sebagian akses jalur evakuasi di area tambang. PT Freeport Indonesia (PTFI) langsung menghentikan sementara seluruh aktivitas produksi di lokasi kejadian dan memfokuskan upaya pada proses evakuasi korban.

Juru bicara PTFI menyampaikan bahwa posisi ketujuh pekerja telah diketahui, namun komunikasi langsung dengan mereka masih belum dapat dilakukan. Tim Emergency Response Group (ERG) Freeport kini tengah berupaya membuka jalur dengan pengerukan material longsor menggunakan alat berat.

“Kami memprioritaskan keselamatan para pekerja. Operasi sementara dihentikan sampai jalur evakuasi benar-benar terbuka,” ungkap pernyataan resmi perusahaan.

Semetara itu, pemerintah pusat melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan pihaknya akan mengirim tim khusus untuk memantau situasi langsung di lapangan. “Kami terus memonitor kondisi ini dan berkoordinasi dengan manajemen Freeport agar evakuasi berjalan cepat dan aman,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, ketujuh pekerja masih belum berhasil dievakuasi. Situasi di areal tambang dilaporkan dalam pengawasan ketat, dengan seluruh pihak terkait fokus pada penyelamatan korban dan penanganan dampak insiden.

 

 

Nasional

Rabu, 1 Juli 2026, saya menghadiri Forum Akademik “Memetakan Solusi Darurat Sampah Indonesia” di Universitas Negeri Jakarta. Di forum tersebut, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, menyampaikan pandangan penting tentang arah baru penyelesaian krisis sampah nasional. Acara ini juga dihadiri Rektor UNJ Prof. Dr. Komaruddin, M.Si., bersama segenap civitas academica Universitas Negeri Jakarta.

Nasional

Timika, Torangbisa.com – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Tengah (Karantina Papua Tengah) mensertifikasi dan melepas ekspor perdana sebanyak 42 ton ikan bawal hitam milik CV. Seafood Sejahtera Papua (SSP) dengan tujuan Malaysia di Pelabuhan Perikanan Pomako, Kabupaten Mimika, pada Selasa (30/6).

Nasional

Jakarta, Torangbisa.com – M. Mahardhika Suprapto, S.I.Kom., S.H. (Mahardhika Soekarno), Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis, menyampaikan keprihatinannya atas informasi yang berkembang mengenai dugaan keterlibatan oknum di lingkungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) dalam penerimaan sejumlah uang yang dikaitkan dengan aksi mahasiswa.