Scroll untuk baca artikel
Hukum dan Kriminal

Korban Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Timika Meninggal, Pelaku Masih Diburu Polisi

×

Korban Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Timika Meninggal, Pelaku Masih Diburu Polisi

Sebarkan artikel ini
Korban saat ditemukan di jalan Freeport Lama dan suasana di sebuah bangsal di RSUD Mimika (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com — Korban penganiayaan di Jalan Freeport Lama berinisial EH dilaporkan meninggal dunia setelah beberapa jam menjalani perawatan medis di RSUD Mimika, Selasa (1/9/2026).

Korban mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 17.30 WIT setelah sebelumnya mendapat penanganan medis akibat luka-luka yang dideritanya.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan, jenazah korban telah berada di kamar jenazah RSUD Mimika.

“Korban saat ini berada di kamar jenazah,” kata Iptu Yusak Sawaki, Selasa malam.

Berdasarkan keterangan awal peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 12.20 WIT. Saat itu, EH bersama seorang perempuan berinisial YW berboncengan sepeda motor dari arah Jalur 3, Kampung Olaroa, Distrik Kwamki Narama, menuju Timika.

Ketika melintas di Jalan Tol sebelum bundaran, YW melihat sebuah mobil dari arah belakang yang diduga mengikuti dan mengejar mereka.

Karena merasa curiga, YW sempat meminta EH untuk memutar balik. Namun, permintaan tersebut tidak diikuti dan keduanya tetap melanjutkan perjalanan.

Situasi kembali memanas ketika mereka tiba di sekitar bundaran Bandara Lama. Mobil yang diduga mengikuti keduanya disebut kembali mendekat dan melakukan aksi pemepetan terhadap sepeda motor korban.

Dalam kondisi tersebut, EH kemudian menghentikan sepeda motornya dan berlari menuju ruas Jalan Freeport Lama.

YW kepada polisi mengaku melihat sekitar tiga orang turun dari mobil tersebut. Mereka diduga membawa benda tajam dan kemudian melakukan penganiayaan terhadap EH.

Korban mengalami sejumlah luka akibat aksi kekerasan tersebut. EH kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Mimika untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, upaya medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Sekitar pukul 17.30 WIT, EH dinyatakan meninggal dunia.

Dari informasi sementara yang diterima polisi, kendaraan yang diduga digunakan para pelaku merupakan Toyota Avanza berwarna hitam tanpa nomor polisi.

Hingga Selasa malam, identitas maupun keberadaan para pelaku belum diketahui. Polisi masih mendalami motif penganiayaan serta mengumpulkan informasi lain yang dapat membantu mengungkap kasus tersebut.

Kasus ini kini ditangani kepolisian untuk memastikan kronologi secara utuh sekaligus memburu pelaku untuk bertanggung jawab atas kematian EH.