Jakarta Selatan, Torangbisa.com – Balai Karantina Papua Tengah turut berpartisipasi dalam Indonesia Quarantine Expo (IQEXPO) 2026 yang berlangsung pada 23–24 Oktober 2026 di SMESCO Convention Center, Jakarta Selatan.
Keikutsertaan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya serta potensi produk unggulan Papua Tengah kepada masyarakat luas.
Dalam kegiatan tersebut, Karantina Papua Tengah menampilkan beragam produk dan kekhasan daerah, mulai dari kostum etnik Papua, kopi Amungme, keripik pisang, noken, keripik ubi, hingga sagu kedelai. Berbagai produk ini menjadi representasi potensi lokal Papua Tengah yang memiliki nilai budaya dan peluang ekonomi untuk terus dikembangkan.
Rangkaian pembukaan IQEXPO 2026 diawali dengan Deklarasi UMKM dan sambutan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin).
Dalam kesempatan tersebut, Menteri UMKM bersama Kepala Barantin turut menyaksikan penandatanganan deklarasi oleh perwakilan dari 38 provinsi sebagai bentuk dukungan bersama terhadap penguatan UMKM Indonesia.
Lebih dari sekadar ajang pameran, IQEXPO 2026 menjadi ruang kolaborasi untuk memperluas peluang usaha, memperkuat daya saing produk lokal, serta mendorong UMKM Indonesia agar mampu menembus pasar ekspor.
Partisipasi Karantina Papua Tengah diharapkan dapat meningkatkan pengenalan produk unggulan daerah sekaligus membuka peluang bagi potensi lokal Papua Tengah untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui keikutsertaan ini, Karantina Papua Tengah terus mendukung penguatan UMKM dan promosi produk lokal, sejalan dengan peran karantina dalam menjaga kualitas serta keamanan komoditas yang dilalulintaskan.
Dari Papua Tengah, potensi lokal terus diperkenalkan untuk membuka peluang menuju pasar nasional hingga internasional.















