TIMIKA, Torangbisa.com — Kafilah Provinsi Papua Tengah mengirim sebanyak 100 orang untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional di Semarang.
Ketua Kafilah Provinsi Papua Tengah, Ir. Wahyu Budi Santoso, mengatakan rombongan tersebut terdiri dari peserta, pelatih, serta tim pendamping.
Hal itu disampaikannya saat diwawancarai awak media melalui WhatsApp, Jumat (11/9/2026).
“Kalau sesuai mandat yang kami kirimkan ke LO, jumlahnya 100 orang,” kata Wahyu.
Ia menjelaskan, dari total 100 orang tersebut, sebanyak 28 orang merupakan peserta lomba, sementara sisanya terdiri dari pelatih dan pendamping.
“Dari 100 itu terdiri dari 28 peserta, kemudian enam pelatih, dan selebihnya adalah teman-teman pendamping,” jelasnya.
Wahyu menyebut, dari 28 peserta yang diberangkatkan, 19 orang berasal dari Kabupaten Mimika. Sementara peserta lainnya berasal dari beberapa kabupaten di Provinsi Papua Tengah.
“Untuk Mimika 19 peserta kalau tidak salah. Kemudian ada dari Puncak Jaya satu, Puncak dua, dan sisanya dari kabupaten lainnya,” ujarnya.
Menurut Wahyu, keikutsertaan Papua Tengah dalam ajang tersebut menjadi momentum penting karena merupakan MTQ pertama yang diikuti Provinsi Papua Tengah sebagai provinsi tersendiri.
Ia berharap seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan berjuang maksimal dalam setiap cabang lomba yang diikuti.
“Saya berharap anak-anak bisa berjuang semaksimal mungkin. Semoga apa yang kami siapkan dan pembinaan yang dilakukan bisa memotivasi anak-anak yang mengikuti lomba,” tuturnya.
Wahyu mengatakan, berdasarkan hasil rapat Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Papua Tengah, pihaknya menargetkan kafilah Papua Tengah dapat menembus 20 besar nasional.
Target tersebut, kata dia, menjadi peningkatan dibandingkan capaian sebelumnya yang berada di sekitar peringkat 22.
“Dalam rapat kemarin, LPTQ Provinsi Papua Tengah memang menargetkan untuk bisa masuk 20 besar. Karena sebelumnya kalau tidak salah kita berada di peringkat 22,” ungkapnya.
Ia menambahkan, target tersebut cukup realistis meskipun Papua Tengah baru pertama kali mengikuti MTQ dengan mengikutsertakan peserta pada berbagai cabang lomba.
“Karena kita baru pertama dan mengikuti semua cabang, sehingga kami berharap bisa masuk 20 besar. Itu harapan kami dari Provinsi Papua Tengah,” pungkas Wahyu.
















