Timika, Torangbisa.com — Kabupaten Mimika membawa warna tersendiri dalam Serambi Nusantara Expo Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Mewakili Provinsi Papua Tengah, Mimika tidak hanya tampil melalui keikutsertaan dalam ajang tilawah, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya dan produk unggulan daerah melalui stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mimika.
Perhatian terhadap stan Mimika semakin terasa ketika Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyambangi stan Dekranasda Mimika, Sabtu (12/9/2026).
Dalam kunjungannya, Taj Yasin tampak mengenakan noken khas Mimika, yang dirajut langsung oleh tangan pengrajin Mimika menggunakan serat alam.
Momen tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri sekaligus bentuk apresiasi terhadap karya dan kekayaan budaya Papua Tengah.
Noken yang dikenakan Taj Yasin bukan sekadar aksesori. Bagi Mimika dan masyarakat Papua, noken merupakan bagian dari identitas budaya yang memiliki nilai tradisional, sosial dan filosofis.
Kehadiran orang nomor dua di Jawa Tengah tersebut di stan Dekranasda Mimika juga menjadi momentum promosi langsung produk kerajinan lokal kepada masyarakat dari berbagai daerah yang hadir dalam perhelatan nasional tersebut.
Keikutsertaan Mimika dalam MTQ XXXI menjadi momentum strategis karena daerah ini tampil di dua panggung sekaligus.
Di satu sisi, Mimika membawa nama Papua Tengah dalam ajang MTQ, melalui para peserta yang berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan.
Di sisi lain, melalui Serambi Nusantara Expo, Mimika memperkenalkan wajah daerah lewat kerajinan, fesyen, kuliner, produk UMKM dan karya kreatif masyarakat.
Stan Dekranasda Mimika dikemas dengan mengedepankan identitas Papua. Berbagai produk lokal ditata secara menarik sehingga mampu mengundang perhatian dan rasa ingin tahu pengunjung.
Antusiasme pengunjung menjadi peluang bagi para pelaku UMKM dan perajin Mimika untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk mereka.
Dalam rangkaian pembukaan MTQ XXXI, Taj Yasin menekankan bahwa MTQ tidak semata-mata menjadi arena kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an.
Lebih dari itu, MTQ menjadi ruang silaturahmi, memperkuat persaudaraan dan membangun hubungan antardaerah di Indonesia.
Semangat tersebut juga tercermin dalam Serambi Nusantara Expo. Berbagai daerah bertemu dan memperkenalkan karakter, budaya serta produk unggulan masing-masing.
Momen Taj Yasin mengenakan noken khas Mimika menjadi gambaran bagaimana budaya dapat menjadi jembatan persaudaraan antardaerah.
Kesiapan Dekranasda Mimika dalam mengikuti expo berskala nasional ini menjadi bagian penting dalam strategi memperkenalkan potensi daerah.
Tidak hanya membawa produk, Dekranasda Mimika juga membawa cerita tentang identitas, kreativitas dan kekayaan budaya masyarakat Mimika.
Penampilan stan yang kental dengan ornamen khas Papua membuat Mimika memiliki daya tarik tersendiri di antara berbagai stan daerah lainnya.
Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa produk perajin Mimika memiliki ruang untuk bersaing dan dikenal lebih luas apabila terus dikembangkan, dikemas secara profesional dan dipromosikan melalui berbagai event nasional.
Keikutsertaan dalam MTQ XXXI dan Serambi Nusantara Expo diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Lebih jauh, momentum tersebut diharapkan mampu membuka jejaring pemasaran, peluang kerja sama, promosi UMKM serta pasar baru bagi produk-produk lokal Mimika.
















