Scroll untuk baca artikel
Nasional

Jelang Akhir Tahun Sering Terjadi Kelangkaan BBM, Dua Legislator Muda Soroti Terjadinya Kelangkaan BBM

×

Jelang Akhir Tahun Sering Terjadi Kelangkaan BBM, Dua Legislator Muda Soroti Terjadinya Kelangkaan BBM

Sebarkan artikel ini

TIMIKA, (Torangbisa.com) – Dua anggota DPRD Mimika, Yan Piterson Laly, dan Adrian Andhika Thie, menyoroti sering terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minya (BBM) yang terjadi di kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menjelang akhir tahun.

Politisi sekaligus anggota DPRD Miika, Yan Piterson Laly dari partai Gerindra dan Adrian Andhika Thie dari PDI Perjuangan mengatakan bahwa kelangkaan BBM di Mimika sudah sering terjadi dari tahun ke tahun pada saat menjelang akhir tahun.

“Permasalahan pokok soal sering terjadinya kelangkaan BBM di Timika dikala mendekati perayaan Natal 25 Desember sudah menjadi fenomena yang terjadi, bahkan hal ini seperti tidak ada solusi, terkesan tidak trasnparan berapa kuota BBM untuk Mimika sehingga selalu saja kurang,”ujar Piterson Laly kepada wartawan di kantor DPRD Mimika, Rabu (18/12/2024).

Menurutnya, permasalahan pokok kelangkaan BBM di Timika mungkin karena kurangnya transparansi soal kuota di Mimika dan saling melempar permasalahan.

“Harus transparan dari Pertamina dan Pemerintah Daerah melalui Disperindag tentang berapa kuota BB untuk Mimika, selalu saja tiap tahun terjadi seperti ini. Karena DPRD Mimika belum melengkapi AKD, sehingga dewan belum bisa maksimal untuk melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Kata dia, pihaknya perlu tahu kebutuhan BBM untuk Kabupaten Mimika dalam per hari, per bulan dan juga pertahun sehingga publik juga bisa tau, karena pihak pertama yang terdampak itu adalah masyarkat sehingga semua pihak bisa melakuan pengawasan.

“Jadi, bagi saya simpel saja, kalau ada transparansi berapa ton BBM yang disediakan untuk kabupaten Mimika hal ini akan clear. Karena akan dibagi sesuai kebutuhan per distrik,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh anggota DPRD Mimika dari PDI Perjuangan, Adrian Andhika Thie, bahwa fenomena kelangkaan BBM di Mimika ini harus diseriusi secara baik.

“Kelangkaan setiap tahun seperti ini harus diakhiri, karena ini sangat mengganggu aktifitas masyarakat khususnya dalam menyambut Natal dan tahun baur,” ungkapnya.

Untuk itu ia menegaskan pihak DPRD Mimika akan melakukan pengawasan setiap saat, namun permasalahannya sampai sekarang Alat Kelangkapan Dewan (AKD) DPRD Mimika belum dibentuk, secara otomatis fungsi dewan belum bisa 100 persen untuk melakukan pengawasan.

“Kita menunggu sampai pembentukan AKD dan Fraksi, dan kami berharap secepatnya. Agar kita bisa jalan sesuai dengan tupakosi masing masing. Namun kami pasti akan memanggil Pihak Pertamina dan Dinas Teknis untuk mempertanyakan terkait kelangkaan BBM,” ungkapnya.

Nasional

Rabu, 1 Juli 2026, saya menghadiri Forum Akademik “Memetakan Solusi Darurat Sampah Indonesia” di Universitas Negeri Jakarta. Di forum tersebut, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, menyampaikan pandangan penting tentang arah baru penyelesaian krisis sampah nasional. Acara ini juga dihadiri Rektor UNJ Prof. Dr. Komaruddin, M.Si., bersama segenap civitas academica Universitas Negeri Jakarta.

Nasional

Timika, Torangbisa.com – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Tengah (Karantina Papua Tengah) mensertifikasi dan melepas ekspor perdana sebanyak 42 ton ikan bawal hitam milik CV. Seafood Sejahtera Papua (SSP) dengan tujuan Malaysia di Pelabuhan Perikanan Pomako, Kabupaten Mimika, pada Selasa (30/6).

Nasional

Jakarta, Torangbisa.com – M. Mahardhika Suprapto, S.I.Kom., S.H. (Mahardhika Soekarno), Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis, menyampaikan keprihatinannya atas informasi yang berkembang mengenai dugaan keterlibatan oknum di lingkungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) dalam penerimaan sejumlah uang yang dikaitkan dengan aksi mahasiswa.