Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Gerakan Pangan Murah Sambut HUT ke-81 RI Digelar di Mimika, Pemkab Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Warga

×

Gerakan Pangan Murah Sambut HUT ke-81 RI Digelar di Mimika, Pemkab Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Warga

Sebarkan artikel ini
Kegiatan dibuka dengan tanda pemukulan tifa oleh Staf Ahli Bupati Mimika, Petrus Pali Amba Dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Sabelina fitriani (Foto: Yani/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Eme Neme Yauware, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Mimika, Petrus Pali Amba, yang mewakili Bupati Mimika.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Dalam sambutannya, Petrus mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, berkualitas, dan tersedia dalam jumlah yang memadai.

“Gerakan Pangan Murah bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan kemudahan akses masyarakat untuk memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau, berkualitas, dan tersedia dalam jumlah yang memadai,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, Petrus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perikanan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Bulog, Perum Bulog, serta berbagai mitra lainnya.

Menurutnya, stabilitas pasokan dan harga pangan menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mengendalikan inflasi, menjaga ketersediaan pangan, serta melindungi daya beli masyarakat.

Ia menjelaskan, melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga, khususnya menjelang peringatan hari-hari besar nasional.

Petrus berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai solusi jangka pendek, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Sinergi antara perangkat daerah, dunia usaha, distributor, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar pasokan pangan di Kabupaten Mimika tetap aman, lancar, dan terjaga,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah dengan bijak serta mendukung berbagai program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Petrus mendorong pengembangan pangan lokal sebagai kekuatan ekonomi daerah. Menurutnya, potensi sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan hortikultura di Mimika harus terus dikembangkan guna memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku usaha pangan.

Menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam membangun Kabupaten Mimika yang maju, mandiri, adil, dan sejahtera.