Timika, Torangbisa.com — Upaya penyelamatan terhadap seorang saksi yang diduga mengetahui peristiwa penyanderaan warga menjadi prioritas utama aparat keamanan.
Setelah berhasil ditemukan dalam kondisi hidup dan dievakuasi ke Timika, aparat kini fokus mendalami keterangannya sebelum menentukan langkah berikutnya.
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., mengatakan penyelamatan saksi merupakan langkah pertama yang dilakukan aparat dalam menangani peristiwa tersebut.
“Belum bisa melakukan langkah apa pun. Kita cuma tadi langkah pertama menyelamatkan saksi yang masih hidup ini,” ujar Jermias kepada wartawan, Senin (14/9/2026).
Menurutnya, keterangan saksi akan menjadi bahan penting untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kronologi kejadian dan situasi yang terjadi di lapangan.
Aparat selanjutnya akan melakukan pendalaman terhadap informasi yang disampaikan saksi. Hasil pendalaman tersebut kemudian akan dilaporkan kepada pimpinan untuk menjadi bahan dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Jermias mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kaops Damai Cartenz setelah proses pendalaman keterangan saksi dilakukan.
“Nanti setelah itu kita dalami baru kita laporkan minimal ke Kaops Damai Cartenz, koordinasi dengan beliau, ke depan seperti apa,” katanya.
Ia menegaskan, aparat tidak ingin mengambil tindakan secara terburu-buru. Setiap keputusan harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk dampak yang mungkin timbul dari langkah yang diambil.
“Kita akan laporkan ke pimpinan langkah-langkah selanjutnya. Karena ini akan berdampak, sehingga perlu kita segera rumuskan setelah kita dalami keterangan dari saksi yang hidup ini,” jelasnya.
Dengan berhasilnya proses evakuasi tersebut, aparat kini memiliki informasi awal yang diharapkan dapat membantu mengungkap lebih jelas rangkaian peristiwa sekaligus menjadi dasar dalam menentukan strategi menghadapi kelompok bersenjata yang diduga terlibat.
















