Timika, Torangbisa.com – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Septinus Timang, optimistis realisasi anggaran tahun 2026 dapat mencapai 90 persen hingga akhir tahun.
Meski demikian, percepatan pelaksanaan kegiatan dan pembaruan data progres fisik oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi hal penting untuk mencapai target tersebut.
Hal itu disampaikan Septinus Timang saat diwawancarai awak media usai apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (2/11/2026).
Ia menjelaskan, waktu efektif untuk mendorong pelaksanaan program dan kegiatan tinggal November. Sebab, memasuki Desember, OPD akan mulai disibukkan dengan penyusunan laporan dan pertanggungjawaban akhir tahun anggaran.
Menurutnya, hingga saat ini progres fisik sejumlah kegiatan belum sepenuhnya tergambar dalam sistem monitoring dan evaluasi.
Hal tersebut karena sebagian OPD belum memperbarui atau memasukkan data perkembangan pekerjaan di lapangan.
Septinus menilai, apabila seluruh progres pekerjaan telah diperbarui ke dalam sistem, angka realisasi fisik kemungkinan akan mengalami peningkatan.
“Kalau kita bisa berjalan di angka 90 persen pada akhir tahun anggaran, itu sudah bagus. Kami berharap ketika teman-teman sudah memasukkan progres pekerjaan di lapangan ke dalam sistem, angkanya juga akan naik,” ujarnya.
Kondisi serupa juga terjadi pada pelaksanaan program yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus).
Saat ini, pemerintah masih menunggu proses evaluasi perubahan anggaran, termasuk penyelesaian sejumlah hal yang berkaitan dengan sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA).
Ia berharap proses evaluasi tersebut dapat segera rampung sehingga kegiatan yang bersumber dari dana Otsus bisa berjalan dan mendorong peningkatan realisasi anggaran.
Septinus juga meminta operator dan penanggung jawab program di setiap OPD segera memperbarui data pelaksanaan kegiatan, sehingga progres fisik yang sudah berjalan dapat tercatat dalam sistem.
“Rata-rata progres fisik yang terlihat saat ini baru sebagian yang diperbarui. Pekerjaan yang sudah berjalan tetapi belum dilaporkan, kalau sudah dimasukkan ke dalam sistem, tentu progresnya akan naik,” pungkasnya.

















