Scroll untuk baca artikel
Olahraga

15 Sekolah Ambil Bagian Dalam Kejuaraan Panahan Pelajar Mimika, Pembinaan Atlet Muda Jadi Perhatian Utama

×

15 Sekolah Ambil Bagian Dalam Kejuaraan Panahan Pelajar Mimika, Pembinaan Atlet Muda Jadi Perhatian Utama

Sebarkan artikel ini
Suasana Kejuaraan Panahan Tingkat Pelajar (Foto: Istimewa)

SuasaTimika, Torangbisa.com – Kejuaraan Panahan Antar Pelajar se-Kabupaten Mimika Tahun 2026 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 telah menjadi ruang kompetisi sekaligus wadah pembinaan dan penjaringan potensi atlet panahan muda di Kabupaten Mimika.

Sebanyak 54 atlet dari 15 sekolah ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung pada 30–31 Oktober 2026 di Lapangan Hijau Hidayatullah KM 9, Mimika, Papua Tengah.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Para peserta tampil membawa nama sekolah masing-masing dan berupaya memberikan hasil terbaik melalui sejumlah divisi pertandingan yang diperlombakan.

Ketua Panitia Kejuaraan antar Pelajar, dr. Karoline Pattipi menyampaikan bahwa kejuaraan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat pelajar terhadap olahraga panahan sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi sekolah-sekolah untuk terlibat dalam pembinaan atlet.

Menurutnya, panahan perlu semakin dikenal dan dapat diakses oleh seluruh kalangan pelajar.

Kejuaraan ini juga diharapkan menjadi sarana menemukan bibit-bibit atlet potensial sejak usia sekolah yang nantinya dapat dibina secara berkelanjutan untuk mewakili Kabupaten Mimika pada tingkat provinsi maupun nasional.

“Kami berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan serta mendorong sekolah-sekolah menjadikan panahan sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler atau program pembinaan olahraga unggulan,” ungkap dr. Karoline Pattipi

Sementara itu, Ketua Umum Perpani Pengkab Mimika, dr. Enny Kenangalem melalui sambutannya pada pembukaan kegiatan, menekankan pentingnya pembinaan olahraga panahan sejak usia sekolah.

Keterlibatan sekolah menjadi salah satu unsur penting dalam memperluas pengembangan olahraga panahan dan mempersiapkan atlet-atlet berprestasi dari Kabupaten Mimika.

Menariknya, kejuaraan ini juga memberikan gambaran bahwa potensi atlet tidak hanya berasal dari sekolah yang telah memiliki kegiatan ekstrakurikuler panahan.

Terdapat atlet yang masih tergolong pemula, bahkan berasal dari sekolah yang belum memiliki ekstrakurikuler panahan, Seperti SD Inpres Nawaripi, SD Inpres Kwamki II,SiT Cordova, namun Begitu Atlet yg Berasal dari Sekolah sekolah tersebut mampu meraih dua hingga empat medali dalam kejuaraan tersebut.

Hal ini memperlihatkan bahwa kesempatan berkompetisi dapat menjadi pintu awal untuk menemukan potensi-potensi baru yang selama ini belum teridentifikasi.

“Dari sisi pelaksanaan, seluruh divisi pertandingan dapat terlaksana dengan baik. Meski demikian, terdapat kendala penerangan pada sesi akhir kelas SMA 30 meter putra dan putri karena pertandingan berlangsung hingga malam hari,” ungkapnya.

Dalam situasi tersebut, para orang tua atlet menunjukkan solidaritas dengan membantu penerangan menggunakan lampu kendaraan roda dua maupun roda empat yang diarahkan ke target. Dukungan spontan ini turut membantu kelancaran penyelesaian sesi pertandingan, sekaligus menjadi gambaran kebersamaan antara atlet, orang tua, dan panitia.

Wakil Ketua Umum Perpani Pengkab Mimika sekaligus Technical Delegate kejuaraan, Coach Yoslan Mulki menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah, atlet, pelatih, orang tua, dan pihak-pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah kejuaraan tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari semangat partisipasi dan proses pembinaan yang tumbuh melalui kompetisi.

Bagi sekolah yang belum berhasil meraih medali, jangan berkecil hati dan jangan berhenti melakukan pembinaan atlet. Kejuaraan ini bukan semata-mata tentang siapa yang membawa pulang medali, tetapi juga tentang keberanian untuk berpartisipasi, pengalaman bertanding, serta proses belajar yang menjadi bekal untuk meraih prestasi pada kesempatan berikutnya.

“Kami berharap seluruh sekolah tetap memberikan dukungan dan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi mereka melalui olahraga panahan. Sebab, atlet-atlet berprestasi tidak lahir dalam satu pertandingan, tetapi melalui proses pembinaan yang berkelanjutan,” ungkap Yoslan Mulki.

Kejuaraan ini mempertandingkan tiga divisi, yakni Standar Nasional, Barebow, dan Horsebow. Dari seluruh rangkaian pertandingan, tercatat sebanyak 72 medali berhasil dibagikan kepada para atlet berdasarkan hasil kompetisi.

Dukungan pihak swasta juga turut berperan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Salah satu sponsor utama adalah,someone,percetakan khumairah,, PT Srikandi Mitra Karya dan klinik mitra Anda yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kejuaraan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak sekolah, klub, orang tua, dan pemangku kepentingan olahraga yang mengambil bagian dalam membangun pembinaan panahan di Kabupaten Mimika.

Sebab, prestasi olahraga tidak dibangun hanya melalui pertandingan, tetapi melalui kesempatan, dukungan, dan pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan.