Timika, Torangbisa.com – Pemkab Mimika mendorong transformasi kearsipan digital. Seluruh OPD diminta aktif mengelola arsip melalui SIKN/JIKN agar dokumen pemerintahan lebih tertata, aman, mudah ditemukan, dan dapat diakses masyarakat sesuai ketentuan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Horison Diana Timika, Kamis (1/10/2026), dan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Politik dan Hukum Setda Mimika, Yohana Paliling.
Dalam sambutan yang disampaikan pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika menekankan pentingnya pengelolaan arsip yang sistematis, terpercaya, terkendali dan terintegrasi sebagai bagian dari penyelenggaraan pemerintahan.
SIKN merupakan sistem informasi arsip secara nasional yang dikelola Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), sedangkan JIKN merupakan sistem jaringan informasi dan sarana pelayanan arsip secara nasional. Informasi arsip yang telah diproses secara digital dapat dihimpun melalui SIKN dan diakses publik melalui portal JIKN.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa arsip memiliki peran penting dalam mendukung administrasi pemerintahan.
Menurutnya, arsip bukan sekadar dokumen yang disimpan, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan kepastian hukum dan akuntabilitas kinerja pemerintah.
“Arsip adalah nyawa administrasi pemerintahan. Tanpa arsip yang tercatat dengan baik, tidak akan ada kepastian hukum dan akuntabilitas kinerja pemerintahan,” demikian pesan Bupati.
Karena itu, pengelolaan arsip tidak hanya menjadi tugas bidang kearsipan, tetapi harus menjadi bagian dari budaya kerja di setiap OPD dan dinas.
Arsip yang dikelola dengan baik akan memudahkan aparatur dalam menemukan dokumen secara cepat dan tepat. Hal tersebut juga diharapkan dapat menghemat waktu dan sumber daya, mendukung pencegahan kecurangan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pemkab Mimika juga mendorong agar arsip daerah dapat dikelola dan diintegrasikan ke dalam SIKN sehingga dapat menjadi bagian dari JIKN.
ANRI menjelaskan, JIKN berfungsi sebagai sarana pelayanan informasi arsip secara nasional untuk mendukung akses informasi kearsipan yang lengkap, cepat, tepat, mudah dan murah serta menunjang transparansi dan akuntabilitas pemerintahan kepada publik.
Dengan aktif mengelola informasi kearsipan daerah ke dalam SIKN, Mimika diharapkan dapat menjadi bagian dari jaringan informasi kearsipan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi arsip yang bersifat terbuka.
Selain itu, digitalisasi arsip dinilai penting untuk melindungi dokumen daerah dari berbagai risiko kerusakan fisik, seperti banjir, kebakaran, kerusakan lingkungan maupun jamur.
“Penyelamatan arsip melalui sistem menjadi bentuk penyelamatan memori dan aset dokumenter daerah,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan tiga penekanan kepada seluruh pimpinan OPD.
Pertama, seluruh pimpinan OPD diminta menyadari pentingnya pengelolaan arsip dan menjadikannya sebagai bagian dari budaya kerja di lingkungan masing-masing.
Kedua, seluruh OPD diminta aktif melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika untuk memastikan setiap langkah pengelolaan arsip sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ketiga, materi yang disampaikan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam kegiatan Bimtek diminta diikuti dengan sungguh-sungguh dan dipraktikkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Mari kita jadikan SIKN dan JIKN sebagai alat bantu utama dalam meningkatkan pelayanan arsip digital terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Mimika,” pesannya.
Bupati berharap, melalui komitmen dan kerja sama seluruh OPD dan dinas, tata kelola kearsipan di Kabupaten Mimika semakin baik sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin prima.
“Dengan komitmen dan kerja sama seluruh organisasi perangkat daerah dan dinas, saya yakin tata kelola kearsipan di Kabupaten Mimika akan semakin baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin prima dan pemerintahan kita semakin dipercaya,” ujarnya.

















