Scroll untuk baca artikel
Pilar Demokrasi

Kesbangpol Mimika Siapkan 52 Paskibraka Kabupaten, 10 Peserta Lolos ke Tingkat Provinsi

×

Kesbangpol Mimika Siapkan 52 Paskibraka Kabupaten, 10 Peserta Lolos ke Tingkat Provinsi

Sebarkan artikel ini

Timika, Torangbisa.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika telah menuntaskan proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Seluruh tahapan rekrutmen dilakukan secara daring dan terintegrasi dengan sistem nasional yang dikelola Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Kepala Kesbangpol Kabupaten Mimika, Ronny S. Marjen, mengatakan proses pendaftaran dan seleksi telah berlangsung sejak awal tahun dan menghasilkan 52 peserta yang akan bertugas di tingkat kabupaten serta 10 peserta yang dikirim ke tingkat Provinsi Papua Tengah.

“Per hari ini proses rekrutmen sudah selesai. Seleksi dilakukan secara online dan sudah berjalan sejak Januari hingga beberapa waktu lalu. Ada 10 orang yang kami kirim ke tingkat provinsi dan 52 orang untuk tingkat kabupaten,” kata Ronny saat diwawancarai awak media di Hotel Grand Tembaga, Jumat (10/07/2026).

Ia menjelaskan, para calon Paskibraka akan mulai mengikuti pembinaan wawasan kebangsaan pada 17 Juli 2026. Setelah menjalani pembinaan awal selama dua pekan, peserta selanjutnya akan memasuki masa karantina atau pemusatan latihan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.

Menurut Ronny, seluruh proses seleksi kini dilakukan melalui sistem digital yang terhubung langsung dengan BPIP. Hasil seleksi peserta ditentukan melalui aplikasi dan masing-masing peserta dapat mengakses hasilnya melalui akun pribadi yang dilengkapi barcode.

“Sekarang semua sistemnya online dan terkoneksi dengan BPIP. Kami hanya memasukkan hasil seleksi, kemudian peserta menerima informasi kelulusan melalui akun masing-masing,” ujarnya.

Pada seleksi tahun ini, Mimika mengirimkan 11 peserta untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Papua Tengah. Dari jumlah tersebut, satu peserta berhasil lolos hingga tahap seleksi nasional mewakili Papua Tengah.

Namun, peserta tersebut akhirnya tidak dapat melanjutkan ke tingkat nasional dan kembali ke daerah. Meski demikian, yang bersangkutan tetap akan bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat Provinsi Papua Tengah.

“Dari 11 peserta yang kami kirim ke provinsi, satu anak dari Timika sempat lolos sampai seleksi nasional. Tetapi pada tahap akhir dia tidak melanjutkan dan kembali ke daerah. Statusnya sekarang sebagai cadangan di tingkat provinsi dan tetap akan bertugas di sana,” jelas Ronny.

Ia menambahkan, satu peserta lainnya tidak direkomendasikan untuk melanjutkan seleksi karena faktor kesehatan.

Kesbangpol Mimika berencana melakukan evaluasi terhadap proses rekrutmen tahun ini, terutama terkait akses pendaftaran online bagi pelajar yang berada di wilayah terpencil.

Ronny menilai masih terdapat kendala yang dihadapi siswa di distrik-distrik luar kota, seperti keterbatasan jaringan internet, kuota data, maupun fasilitas pendukung untuk mengikuti proses pendaftaran secara daring.

“Kami akan evaluasi untuk tahun depan. Ada sekolah-sekolah di wilayah yang jauh seperti Kokonao dan daerah lainnya yang mungkin mengalami kesulitan saat pendaftaran online. Ke depan kami akan lebih dini melakukan sosialisasi dan membantu proses verifikasi agar kesempatan bagi anak-anak Mimika semakin terbuka,” katanya.

Ia berharap semakin banyak putra-putri Mimika yang dapat berpartisipasi dalam seleksi Paskibraka, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional pada tahun-tahun mendatang.

“Kami optimistis anak-anak Mimika memiliki potensi yang besar. Tugas kami adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi,” pungkasnya.