Scroll untuk baca artikel
Pilar Demokrasi

Perkuat Wawasan Kebangsaan, Masyarakat Diminta Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman

×

Perkuat Wawasan Kebangsaan, Masyarakat Diminta Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman

Sebarkan artikel ini
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Mimika, Ananias Faot, Sesi Foto Bersama (Foto: Nando/ Torangbisa.com).

Timika, Torangbisa.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan koordinasi di bidang ideologi, wawasan kebangsaan, bela negara, karakter bangsa, pembauran kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika, dan sejarah kebangsaan, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Mimika, Ananias Faot, ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Mimika.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Dalam sambutannya, Ananias Faot menegaskan bahwa Kabupaten Mimika merupakan daerah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, agama, bahasa, dan adat istiadat.

Keberagaman tersebut merupakan kekuatan besar sekaligus modal sosial yang harus terus dijaga dan dirawat bersama.

“Kabupaten Mimika adalah rumah bagi berbagai kelompok masyarakat dengan latar belakang yang berbeda. Perbedaan ini bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang harus menjadi perekat dalam membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan zaman yang semakin cepat menghadirkan berbagai tantangan terhadap nilai-nilai kebangsaan. Arus informasi yang tidak terbendung, kemajuan teknologi, hingga munculnya paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut dapat terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah serta memperkuat kerukunan dan keharmonisan sosial.

Ananias juga menekankan pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan kepada generasi muda agar memiliki rasa cinta tanah air, semangat persatuan, serta kesadaran menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Semangat bela negara tidak hanya diwujudkan dalam konteks pertahanan negara, tetapi juga melalui kontribusi positif dalam pembangunan, menjaga toleransi, mematuhi hukum, menjaga ketertiban, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semangat pembauran kebangsaan dan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat di Mimika. Perbedaan yang ada harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, menghargai, dan memperkuat persaudaraan.

Selain itu, pemahaman terhadap sejarah kebangsaan juga dinilai penting dalam membangun karakter bangsa. Dengan memahami perjuangan para pendiri bangsa dan perjalanan panjang Indonesia, masyarakat diharapkan mampu memperkuat rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air.

Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai program yang bertujuan memperkuat ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara, pembauran kebangsaan, penguatan nilai Bhinneka Tunggal Ika, serta pelestarian sejarah kebangsaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Di akhir sambutannya, Ananias Faot mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius, aktif berdiskusi, serta menghasilkan langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pemahaman yang kuat serta komitmen bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan membangun Mimika yang harmonis dalam bingkai NKRI,” tutupnya.

img class="alignnone size-full wp-image-34144" src="https://torangbisa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260615-WA0247.jpg" alt="" width="1080" height="1350" />
Pilar Demokrasi

“Melalui kegiatan ini, kita berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang berkarakter, cinta tanah air, serta mampu menjadi teladan di lingkungannya masing-masing. Dengan demikian, kita bersama-sama dapat mewujudkan visi Kabupaten Mimika 2025–2029 menuju Gerbang Emas, yakni Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Adil dan Sejahtera,” ujar Frans Kambu.