Scroll untuk baca artikel
Nasional

Polres Mimika Bentuk Tim Anti-Begal, Kejahatan Jalanan Jadi Atensi Khusus

×

Polres Mimika Bentuk Tim Anti-Begal, Kejahatan Jalanan Jadi Atensi Khusus

Sebarkan artikel ini
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, S.I.K., M.H., (Foto: Nando/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com – Maraknya aksi begal di sejumlah titik di Kota Timika mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Mimika.

Menyikapi kondisi tersebut, Polres Mimika telah membentuk tim khusus anti-begal yang saat ini sudah mulai bekerja di lapangan.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, S.I.K., M.H., saat ditemui di Polres 32 Mimika, Kamis (4/6/2026), mengungkapkan bahwa kasus begal dalam beberapa waktu terakhir terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari kawasan Jalan Cenderawasih, Jalan Kebun Sirih, hingga Jalan Ahmad Yani.

“Memang begal menjadi salah satu atensi kami. Bahkan Polda Papua Tengah juga sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan ini,” ujar Kapolres.

Sebagai langkah konkret, Polres Mimika telah membentuk Tim Anti-Begal yang berbeda dengan tim-tim penegakan hukum lainnya yang sudah ada sebelumnya.

Tim tersebut secara khusus difokuskan untuk menangani dan mengungkap kasus-kasus begal yang meresahkan masyarakat.

Menurut Billyandha, tim tersebut telah mulai beroperasi sekitar satu minggu terakhir. Meski belum secara resmi dirilis kepada publik, personel yang tergabung di dalamnya sudah menjalankan tugas pemantauan dan penindakan di sejumlah lokasi rawan.

“Tim ini berbeda dengan tim lainnya. Ada personel khusus yang fokus menangani kejahatan begal. Kurang lebih sudah satu minggu bekerja di lapangan,” katanya.

Kapolres menegaskan, efektivitas tim akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan situasi keamanan dan jumlah kasus yang terjadi. Jika masih ditemukan tindak pidana begal, maka langkah-langkah penguatan akan kembali dilakukan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan maupun kejadian begal.

“Informasi dari masyarakat sangat berarti bagi kami. Kami akan berupaya maksimal untuk mengungkap setiap kasus begal yang terjadi di Kota Timika dan membawa pelakunya ke proses hukum,” tegasnya.